#COVID-19#JAKARTA

Ratusan Hoaks soal Covid-19 di Medsos Masuk ke Ranah Hukum

Ratusan Hoaks soal Covid-19 di Medsos Masuk ke Ranah Hukum
Ilustrasi hoaks diunduh Rabu, 4 Mei 2022 (Foto: Medcom.id)


Jakarta (Lampost.co) -- Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menemukan 2.178 hoaks terkait covid-19 yang disebarkan ribuan kali di media sosial periode 23 Januari 2022-2 Mei 2022. Ratusan di antaranya masuk ke ranah hukum.
 
“Total sebaran hoaks sebanyak 5.900 dan 5.625 di antaranya telah diblokir,” tulis data Kominfo seperti dikutip Medcom.id, Selasa, 3 Mei 2022.
 
Kominfo memerinci 5.173 sebaran hoaks covid-19 di Facebook. Sebanyak 4.938 di antaranya sudah diblokir dan 235 sebaran sedang ditindaklanjuti.

Kemudian 578 sebaran hoaks covid-19 di Twitter dengan rincian 563 hoaks diblokir dan 15 lainnya tengah ditindaklanjuti. Berikutnya, 55 hoaks covid-19 di Youtube dengan rincian 54 hoaks diblokir dan satu hoaks sedang ditindaklanjuti.
 
Selain itu, 52 hoaks covid-19 tersebar di Instagram. Sebanyak 44 hoaks sudah diblokir dan delapan hoaks tengah ditindaklanjuti.
 
“Terakhir, 42 hoaks covid-19 di TikTok dengan rincian 26 hoaks diblokir dan 16 lainnya sedang ditindaklanjuti,” tulis data tersebut.

Kominfo melakukan penegakan hukum terhadap 767 hoaks covid-19. Masyarakat diimbau lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Salah satu caranya dengan tidak menyebarkan informasi yang tidak jelas sumbernya.
 

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait