#banjir#puso#pertanian

Ratusan Hektare Padi di Palas Terancam Puso

Ratusan Hektare Padi di Palas Terancam Puso
Kondisi tanaman padi di Desa Baliagung, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, yang terendam banjir, Minggu 26 Desember 2021. Lampost.co/Armansyah


Kalianda (Lampost.co) -- Ratusan hektare tanaman padi di Kecamatan Palas, Lampung Selatan, terancam gagal panen atau puso akibat banjir. Pasalnya, tanaman padi yang baru berusia sekitar 2-15 hari setelah tanam (HST) itu masih terendam banjir.


Hal tersebut diungkapkan, Plt. Kepala UPTD Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (TPH-Bun) Kecamatan Palas, Tarmijan saat dihubungi, Kamis, 30 Desember 2021. Dia mengaku seluruh tanaman padi yang terendam banjir terancam puso.

Baca juga: 1.216 Hektare Sawah di Lamsel Terendam Banjir

"Kalau puso belum bisa dipastikan. Tapi, kalau terancam pasti sudah terancam. Soalnya, sudah empat hari tanaman padi itu terendam. Apalagi umur tanaman baru aja ditanam," kata dia.

Dia mengatakan tanaman padi yang terendam akibat banjir seluas 105 hektare yang tersebar di Desa Tanjung Jaya seluas 50 Ha, Bumiasri 30 Ha, Baliagung 15 Ha, dan Sukabakti 10 Ha.

"Selain itu, ada pula persemaian padi siap tanam untuk luasan 292 ha yang terdapat di Desa Tanjungjaya 85 ha, Bumiasri 50 ha, Baliagung 82 ha Pematangbaru 45 ha, dan Sukabakti 30 ha," kata dia.

Hingga saat ini, kata dia, kondisi tanaman padi masih terendam banjir karena hampir setiap hari masih turun hujan. "Beberapa hari sempat surut. Tapi, hujan kembali turun pada malam hari," kata dia.

Sementara itu, Ketua Gapoktan Desa Tanjungjaya, Darsono mengatakan hingga saat ini banjir masih merendam tanaman padi. Bahkan, ia memprediksi tanaman yang terendam dipastikan banjir.

"Airnya masih anteng. Tanaman padi masih terendam banjir. Kalau predeksi saya sudah dipastikan puso. Soalnya tanaman masih berusia 1-15 HST," ujarnya.

EDITOR

Winarko


loading...



Komentar


Berita Terkait