validasipkh

Ratusan Calon PKH di Palas Divalidasi

( kata)
Ratusan Calon PKH di Palas Divalidasi
Salah satu pendamping PKH di Kecamatan Palas, Lampung Selatan, saat melakukan validasi terhadap calon PKH pada 2020 di Kantor Desa Palaspasemah, Selasa (28/7/2020). Armansyah

Kalianda (Lampost.co) -- Ratusan calon keluarga penerima manfaat (KPM) program keluarga harapan (PKH) di wilayah Kecamatan Palas, Lampung Selatan divalidasi Pendamping PKH. Validasi tersebut untuk memastikan calon PKH yang masuk kedalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) masuk dalam kriteria penerima PKH. 

Pendamping PKH Desa Sukamulya, Nurhidayah mengatakan pada tahun ini terdapat 45 Calon KPM divalidasi untuk diseleksi menjadi penerima bantuan sosial dari Kementerian Sosial. Namun, setelah divalidasi hanya ada 31 calon PKH yang masuk dalam kriteria penerima PKH. 

"Ya, untuk Desa Sukamulya sudah kami validasi sebanyak 45 calon KPM yang sebagian besar diambil dari data perluasan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sementara sisanya dimbil dari DTKS. Usai di validasi dan diverifikasi pusat, ada 41 calon KPM diterima sebagai penerima PKH," kata dia, Selasa (28/7/2020).

Sementara itu, Koordinator Pendamping PKH Kecamatan Palas, Doni Kurniawan mengatakan pada tahun ini para pendamping PKH memvalidasi sebanyak 656 calon PKH. Dimana, validasi ini dilakukan secara serentak se-Kecamatan Palas. 

"Pada tahun ini jumlah KPM PKH di Kecamatan Palas  total ada 3.540 KPM. Sementara, untuk calon KPM yang validasi sebanyak 656 keluarga yang berasal dari DTKS. Proses validasi ini dilakukan untuk mengetahui data yang dikeluarkan ini layak untuk menjadi calon peserta PKH atau tidak," kata dia. 

Doni mengatakan dalam memvalidasi tersebut terdapat tujuh kategori KPM yang berhak terdaftar menjadi peserta PKH. Diantaranya, balita atau anak usia dini di bawah tujuh tahun, ibu hamil, pelajar, lanjut usia, dan disabilitas berat.
"Validasi data ini juga untuk memastikan kebenaran data calon PKh, agar bantuan dari pemerintah tepat sasaran. Nah, apabila tidak memenuhi tujuh kategori itu calon PKH dianggap tidak memenuhi syarat sebagai KPM PKH," kata dia. 

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

loading...

Berita Terkait

Komentar