rapidtesantigenbakauhenipelabuhan

Rapid Test Antigen Gratis Untuk Sopir Truk dan Bus, Penumpang Bayar

Rapid Test Antigen Gratis Untuk Sopir Truk dan Bus, Penumpang Bayar
Ilustrasi. Pelabuhan Bakauheni. Dok Lampost.co


KALIANDA (Lampost.co) -- Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bakauheni Marjunet menegaskan rapid test antigen gratis hanya untuk sopir truk dan bus. Sedangkan untuk penumpang yang menyeberang ke Pelabuhan Merak dari Bakauheni dikenakan biaya sesuai ketentuan yang berlaku.

"Jadi yang gratis itu khusus sopir truk dan bus. Kalau penumpang mandiri (bayar)," kata Marjunet kepada Lampost.co,  Senin, 21 Desember 2020, malam.

Baca juga: Biaya Rapid Antigen Beratkan Penumpang Pelabuhan

Sesuai surat edaran Gugus Tugas dan Kemenhub, masa berlaku dokumen kesehatan bebas Covid-19 dengan metode rapid test antigen hanya berlaku tiga hari sejak penerbitan. Sementara hasil PCR test yang sebelumnya berlaku selama 14 hari kini berubah menjadi 7 hari.

"Pelayanan rapid tes antigen untuk sopir ada di rest area Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS)  KM 87 Kecamatan Jatiagung, Lampung Selatan," katanya.

Pihaknya meminta penumpang tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 3M, dan tidak tidak berkerumun. Sehingga pada masa libur Natal dan Tahun Baru 2021 penyebaran Covid-19 bisa dicegah.

"Pengguna jasa yang hendak menyeberang, wajib juga memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, tidak berkerumun dan membatasi aktivas di tempat umum/keramaian, " ujarnya.

Sebelumnya PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengaku siap jika pemerintah mewajibkan tes antigen itu diberlakukan. Jika diberlakukan, maka pemeriksaan akan dilaksanakan oleh petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) atau dari Satgas Covid-19.

"Pada prinsipnya apa yang menjadi keputusan pemerintah akan kita ikuti. Meskipun penerapan rapid test antigen  bukan menjadi kewenangan ASDP, melainkan KKP. Sejauh ini kami belum ada pemberlakuan secara spesifik terkait rapid tes antigen bagi pengguna jasa kapal feri lintas Bakauheni-Merak," kata GM PT ASDP Cabang Bakauheni, Captain Solikin.    

Diketahui tes yang diketahui hasilnya dalam waktu 15 menit ini dilakukan dengan mengambil sampel lendir di mulut dan hidung untuk mengetahui infeksi Covid-19.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait