#Pilkada#lampungselatan#Covid-19

Rapat Pleno Rekapitulasi Suara di Lamsel Terapkan Prokes Secara Ketat

Rapat Pleno Rekapitulasi Suara di Lamsel Terapkan Prokes Secara Ketat
Sejumlah anggota PPK se-Lamsel mencuci tangan sebelum memaskui ruangan rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara di Negeri Baru Resort Kalianda, Selasa (15/12/2020)/Lampost.co/Armansyah


Kalianda (Lampost.co) --Seluruh peserta rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara di tingkat kabupaten pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Lampung Selatan (Lamsel) 2020 wajib menerapkan protokol kesehatan (prokes). Hal ini berguna untuk mencegah penyebaran virus Covid-19. 

Komisioner KPU Lamsel Mislamudin mengatakan proses rekapitulasi hasil penghitungan suara telah menerapkan protokol kesehatan yang ketat. 

"Jumlah peserta pada rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara ini wajib menerapkan protokol kesehatan. Selain pembatasan jumlah peserta tamu undangan, kami pula mewajibkan bagi tamu undangan untuk cek suhu, mencuci tangan dan pakai masker sebelum masuk ruangan," kata dia, Selasa, 15 Desember 2020. 

Menurutnya, di dalam ruangan rapat pleno hanya dihadiri KPU, dua perwakilan Bawaslu, dua saksi setiap masing-masing pasangan calon (paslon), ketua dan anggota PPK. Kemudian, untuk di luar gedung arena rapat pleno jumlah pendukung yang hadir juga dibatasi.

"Semua ini guna pencegahan penyebaran virus Covid-19 dan tidak memunculkan klaster baru selama Pilkada Cerentak 2020 di Lamsel," kata dia. 

Sementara itu, Ketua PPK Kecamatan Sragi Kuswanto mengatakan dirinya bersama anggota PPK lainnya diwajibkan untuk memakai masker, mencuci tangan, dan cek suhu sebelum memasuki ruangan rapat pleno. 

"Tentunya kami wajib menerapkan protokol kesehatan 3M, mencuci tangan, menjaga jarak dan memakai masker. Prokes ini harus dijalankan supaya bisa terhindar dari paparan virus Covid-19," kata dia. 

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait