#Tubaba#mositidakpercaya

Rapat Badan Musyawarah Tubaba Berjalan Lancar

Rapat Badan Musyawarah Tubaba Berjalan Lancar
 Wakil ketua DPRD I Busroni (tengah) memimpin rapat banmus DPRD setempat. Lampost.co/ Merwan


Panaragan (Lampost.co)-- Mosi tidak percaya di DPRD Tulangbawang Barat (Tubaba) sudah mulai mencair. Kelompok mosi tidak lagi mempermasalahkan kehadiran Ketua DPRD dalam rapat Badan Musyawarah (Banmus) pada Selasa 2 Agustus 2022.

Rapat Banmus tersebut menentukan jadwal parpipurna penyampaian KUA-PPAS tahun anggaran 2023. Rapat paripurna tersebut dijadwal ulang karena rapat sebelumnya, Kamis (28/7) lalu tidak kourum imbas dari mosi tidak percaya terhadap ketua DPRD setempat, Ponco Nugroho.

Tidak kourumnya rapat paripurna pembahasan APBD 2023 tersebut membuat rapat ditunda dan dilakukan penjadwalan ulang melalui Banmus hari ini.

Baca Juga : Anggota DPRD Tubaba Usulkan Mosi Tak Percaya ke Pimpinan

Dalam rapat  Banmus tersebut, meskipun dihadiri ketua DPRD, namun rapat tersebut diambil alih Wakil Ketua I Busroni. Hal tersebut mengakomodir keinginan para anggota yang tidak menginginkan ketua dewan yang meminpin rapat.

"Alhamdulillah, rapat banmus berjalan mulus dan kodusif. Saya diminta kawan-kawan untuk memimpin rapat, dan pak ketua hadir termasuk wakil ketua II,"ujar Busroni, Selasa 2 Agustus 2022.

Busroni menjelaskan dalam banmus tersebut disepakati paripurna penyampaian KUA-PPAS tahun anggaran 2023 dijadwalkan tanggal 4 Agustus 2022. Dia berharap dalam rapat paripurna itu nanti bisa berjalan mulus dan kourum.

"Hari ini rapat banmus kourum. Untuk rapat paripurna kita lihat saja nanti tanggal 4 Agustus 2022. Harapan saya yang kourum," kata dia.

Dalam rapat banmus tersebut dihadiri 9 dari 15 anggota. Enam anggota yang  tidak hadir menyatakan izin dan ikut suara terbanyak. Sedangkan anggota yang hadir yakni Ponco Nugroho, Busroni, Joko Kuncoro, Nadirsyah, Didik Subandrio, Sugito, Arya Saputra, M.Redi Setiawan, Ahmad Riduansyah.

Sementara enam anggota yang izin yakni Gunawan, Ansyori, Eka Setiawati, Novi Linda, Wawan Irawan dan Marzani.

EDITOR

Dian Wahyu K


loading...



Komentar


Berita Terkait