#kkn#unila#maggot

Mahasiswa KKN Unila Sosialisasikan Alternatif Pakan Ternak dari Maggot

Mahasiswa KKN Unila Sosialisasikan Alternatif Pakan Ternak dari Maggot
Mahasiswa KKN Universitas Lampung (Unila) mengadakan sosialisasi budi daya dan pemanfaatan maggot (larva black soldier fly) di Balai Desa Rajabasa Lama.(Foto:Dok.Unila)


Bandar Lampung (Lampost.co)--Mahasiswa KKN Universitas Lampung (Unila) mengadakan sosialisasi budi daya dan pemanfaatan maggot (larva black soldier fly) di Balai Desa Rajabasa Lama, Kecamatan Labuhan Ratu, Kabupaten Lampung Timur, Minggu, 13 Februari 2022.

Sosialisasi yang merupakan program kerja unggulan dari mahasiswa KKN Unila di desa setempat bertujuan memotivasi masyarakat Desa Rajabasa Lama mengembangkan budi daya maggot sebagai pakan alternatif.

Kegiatan dihadiri 50-an orang dan dibuka Kepala Kecamatan Labuhan Ratu, Defri Irwansyah, dan dihadiri sekretaris Desa Rajabasa Lama serta Dosen Pembimbing Lapangan Kecamatan Labuhan Ratu Siti Khoiriyah.

“Saya ingin menggerakkan pola pikir dan inovasi mahasiswa KKN. Kegiatan ini akan menjadi program unggulan mahasiswa KKN Labuhan Ratu. Program ini sinkron dengan peternakan sehingga diharapkan Labuhan Ratu dapat menjadi sentra budidaya maggot,” ujar Defri Irwansyah.

Tak hanya itu, sosialisasi diharapkan dapat membantu warga menambah pengetahuan tentang pakan alternatif dengan memanfaatkan limbah organik serta meningkatkan perekonomian desa dalam sektor perternakan, terutama ternak ayam dan ikan.

Maggot merupakan organisme pembusuk karena kebiasaannya mengonsumsi bahan-bahan organik. Maggot merupakan alternatif pakan yang memenuhi persyaratan sebagai sumber protein.

Larva BSF dapat hidup, tumbuh, dan berkembang biak pada media organik seperti kotoran sapi, babi, ayam, sampah, buah dan limbah organik lainnya. Larva BSF mampu mengurangi limbah hingga 58% dan menurunkan konsentrasi nitrogen di kandang

EDITOR

Sri Agustina

loading...




Komentar


Berita Terkait