#Kesehatan#VirusKorona

PWI Nilai Vaksinasi Wartawan Bantu Sosialisasi Vaksin Covid-19

PWI Nilai Vaksinasi Wartawan Bantu Sosialisasi Vaksin Covid-19
Ilustrasi: Medcom.id


Jakarta (Lampost.co) -- Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) mendukung rencana vaksinasi untuk wartawan yang dimulai Maret 2021. Vaksinasi untuk pemburu berita bisa membantu pemerintah menyosialisasikan vaksin covid-19 kepada masyarakat.

Ketua Umum PWI Pusat Atal S Depari mengatakan wartawan dapat mengemas pengalamannya usai divaksinasi menjadi berita edukasi. Masyarakat pun dapat mendapat pelajaran dan informasi seputar vaksin covid-19.

"Saya harap kita juga turut serta memberi contoh pada masyarakat agar tidak ada keraguan untuk menjalani vaksinasi," ujar Ketua Umum PWI Pusat Atal S Depari kepada Medcom.id, Kamis, 21 Januari 2021.

Atal menyebut wartawan hampir setahun belakangan menyampaikan informasi kepada masyarakat perihal covid-19. Tidak jarang pewarta harus terjun langsung ke daerah zona merah atau rawan terpapar covid-19.

Dia menilai sudah seharusnya wartawan mendapatkan proteksi kesehatan selama pandemi covid-19. Dia menyatakan wartawan sebagai salah satu profesi yang berada di garda terdepan penanganan covid-19 dari sektor informasi.

"Sebagai garda depan wajar dan sangat pantas wartawan mendapat prioritas (vaksin covid-19)," jelasnya.

Terpisah, Wakil Ketua Dewan Pers Hendry CH Bangun menyambut baik rencana vaksinasi bagi jurnalis. Menurutnya profesi wartawan selama ini turut andil memerangi pandemi, salah satunya melalui Fellowship Ubah Laku Dewan Pers.

Pemerintah menempatkan wartawan ke dalam prioritas penerima vaksin setelah petugas medis. Wartawan akan divaksinasi berbarengan dengan personel TNI-Polri.

"Mulai Maret 2021 (vaksinasinya). Masuk dalam kategori memberikan layanan publik," kata juru bicara vaksinasi covid-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi kepada Medcom.id, Minggu, 17 Januari 2021.

Vaksinasi periode pertama diprioritaskan ke petugas medis. Setelahnya, vaksin diberikan ke petugas pelayan publik seperti personel TNI, polisi, hingga wartawan.

EDITOR

Abdul Gafur

loading...




Komentar


Berita Terkait