#rusiaukraina#beritainternasional

Putin Tidak Hadir di KTT G20 Jadi Kerugian Bagi Dunia

Putin Tidak Hadir di KTT G20 Jadi Kerugian Bagi Dunia
Presiden Rusia Vladimir Putin tidak hadiri KTT G20 di Bali.Foto: AFP


Jakarta (Lampost.co) -- Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan tidak hadir dalam KTT G20. Ketidakhadiran Putin merupakan kerugian bagi dunia terhadap masa depannya.

Menurut Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia, Hikmahanto Juwana, mengatakan ketidakhadiran itu menutup peluang perang di Ukraina akan segera berhenti. Sebab, peluang terjadinya pertemuan informal antara Presiden Joe Biden dan Presiden Putin di sela-sela pelaksanaan KTT G20 tidak akan terjadi.

BACA JUGA: Putin Tegaskan Tidak Akan Gunakan Nuklir untuk Ukraina

Padahal dunia berharap pertemuan informal terjadi untuk dua alasan besar. Pertama tidak akan ada lagi peluang di masa mendatang yang dapat mempertemukan Presiden Putin dan Presiden Joe Biden.

“Kedua, perang di Ukraina tidak akan berhenti bila tidak terjadi komitmen antara Presiden Putin dan Presiden Joe Biden terhadap perdamaian di Ukraina,” ujar Hikmahanto dalam keterangan yang diterima Medcom.id, Jumat 11 November 2022.

“Dalam konteks demikian mengingat pelaksanaan pertemuan KTT G20 masih dalam beberapa waktu lagi. Masyarakat internasional perlu menghimbau dan mendorong Presiden Putin untuk mengubah keputusannya,” ungkapnya.

Hikmahanto memastikan Presiden Putin untuk hadir dalam KTT G20 tidak seharusnya menjadi beban bagi Indonesia bila dunia ingin terhindar dari kehancuran.

Ketidakhadiran Putin dikonfirmasi Kedutaan Besar Rusia di Jakarta. Pihak kedutaan menyatakan delegasi Rusia akan dipimpin Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov. Hal ini berarti Putin tidak akan berada di Bali bulan ini.

EDITOR

Effran Kurniawan


loading...



Komentar


Berita Terkait