#pmk#peternakan

Puskeswan Pesawaran Cek Kesehatan Hewan Kurban

Puskeswan Pesawaran Cek Kesehatan Hewan Kurban
Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Pesawaran, Fisky Virdous. Lampost.co/Putra


Pesawaran (Lampost.co) -- Pemerintah Kabupaten Pesawaran akan membentuk tim untuk memantau kesehatan hewan kurban di pedagang.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Pesawaran, Fisky Virdous, mengatakan penyakit mulut dan kuku (PMK) masih belum menyerang peternakan di Pesawaran. yang menyerang. Namun, langkah pencegahan harus terus dilakukan.

"Kami bentuk tim untuk memastikan hewan kurban terbebas dari PMK dan layak dijual," ujar Fisky, Minggu, 26 Juni 2022.

Pemantauan itu akan dilakukan jajaran tiga Puskeswan yang ada di kecamatan Negeri Katon, Tegineneng dan Way Ratai. Ketiganya akan keliling melakukan pemeriksaan hewan.

"Kalau untuk lapak, Puskeswan akan memeriksa kesehatan. Lalu ada juga Satgas Penanganan PMK memeriksa ke peternak," ujar dia.

Menurutnya, PMK akan berdampak pada harga dan animo masyarakat dalam membeli hewan kurban.

"Tapi, kami berharap dengan tidak adanya hewan yang terpapar PMK di Pesawaran, penurunan harga tidak terlalu signifikan," kata dia.

Dia juga mengimbau, kepada peternak dan penjual hewan kurban, untuk jangan mendatangkan hewan dari luar daerah. Sebab, hal itu perlu adanya pemeriksaan kesehatan. “Hewan yang datang juga harus melakukan karantina," katanya.

EDITOR

Effran Kurniawan


loading...



Komentar


Berita Terkait