#DBD#LAMPUNGSELATAN

Puskesmas di Natar Antisipasi Lonjakan DBD Musim Pancaroba

Puskesmas di Natar Antisipasi Lonjakan DBD Musim Pancaroba
Sosialisasi Puskesmas Branti Raya terhadap warga tentang cara pembasmian jentik nyamuk DBD. Foto:  Lampost.co/Febi Herumanika


Kalianda (Lampost.co) -- Sejumlah puskesmas di kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan mengakui meski baru memasuki musim pancaroba, sejumlah warga di kecamatan setempat terkena penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Sejumlah Puskesmas tersebut antara lain puskesmas Natar, puskesmas Sukadamai, puskesmas Branti Raya, dan lainnya. Puskesmas Branti Raya diketahui memiliki kasus DBD sebanyak 15 orang terhitung dari Januari hingga Agustus 2021.

Kepala Unit Pelaksana Tugas (UPT) Puskesmas Branti Raya Rudi Hendriyanto mengatakan, hampir setiap bulan ada kasus DBD yang ditangani meski tidak banyak.

Pada Januari 2021 ada 4 kasus, kemudian Februari 3, Maret 1, dan April  2. Selanjutnya, Mei  1, Juni tidak ada, Juli  2 dan Agustus 2. Total secara keseluruhan 15 kasus hingga Agustus 2021.

Penanganan yang dilakukan seperti pengasapan fokus,  abatisasi, penyuluhan individu dan kelompok tentang 3 M plus, gerakan 1 rumah 1 jumantik.

"Desa yang dinilai berpotensi mengalami peningkatan kasus DBD akan dilakukan penyuluhan dari rumah ke rumah tentang 3 M, " ujar Rudi.

Baca juga: Dinkes Catat DBD di Lampung Sebanyak 492 Kasus

Hal senada disampaikan Kepala Puskesmas Natar, Putra Kurniawan. Menurutnya, ada tiga kasus yang ditangani sepanjang 2021. Di sisi lain, untuk langkah penanganan serupa yakni abatisasi, penyuluhan individu dan kelompok tentang 3 M plus, gerakan 1 rumah 1 jumantik.

Kepala UPT Puskesmas Tanjungsari Evi mengatakan dari Januari hingga Mei ada 2 kasus yang ditangani pihaknya. Menurutnya, untuk bulan selanjutnya hingga sekarang tidak ada.

Baca juga: Kasus DBD di Lamsel Turun

Kepala Puskesmas Sukadamai Catur Supriyanto mengeklaim puskesmas yang dia pimpin untuk tahun ini tidak ada kasus DBD.

"Nggak ada kasus DBD sejauh ini, antisipasi kami lakukan terus," katanya.

 

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait