#kriminal#curimotor#penginapan

Pura-pura Jadi Tamu, Pemuda Bawa Kabur Motor Penjaga Penginapan

Pura-pura Jadi Tamu, Pemuda Bawa Kabur Motor Penjaga Penginapan
Pelaku yang melarikanmotor milik penjaga penginapan di Jalan Sokarno-Hatta. (Foto:Dok.Polsek)


Bandar Lampung (Lampost.co)-- Satu unit sepeda motor metic milik penjaga penginapan Beringin di jalan Soekarno-Hatta , Kali Balau, Bumi Waras, Bandar Lampung raib dibawa kabur pelaku berinisial MID (18). Saat itu pelaku berencana menginap bersama kekasihnya.

Kapolsek Tanjungkarang Timur Kompol Dony Aryanto mengatakan pelaku berhasil ditangkap setelah polisi melakukan penyelidikan selama dua pekan, sejak Senin, 9 Mei 2022.

Berawal saat pelaku datang ke penginapan malam hari bersama kekasihnya. Setelah larut malam, korban meletakkan kunci di atas drum dekat parkiran kendaraan, tak lama korban tertidur pulas.

Pelaku yang melihat kesempatan ini langsung mengambil kunci motor yang tergeletak di atas drum, lalu mencocokkan dengan motor milik korban.

"Dan berhasil mengambil sepeda motor Yamaha Mio J warna hitam milik korban serta mambawanya kabur," katanya, Selasa, 31 Mei 2022.

Saat menjelang subuh korban Fandy (27) terbangun  dari tidurnya kemudian  pergi  untuk mematikan lampu. Setelah kembali korban tidak melihat lagi kunci yang diletakkan di atas Drum.

"Lalu korban  mengecek kendaraan, juga sudah tidak ada, korbanpun berupaya mencari di sekitar penginapan tersebut, namun tidak ditemukan juga, hingga korban melaporkan kepolsek Tanjungkarang Timur," katanya, Selasa, 31 Mei 2022.

Setelah mendapat laporan, polisi langsung melakukan penyelidikan selama dua pekan, hingga akhrinya pada hari Senin, 23 Mei 2022 pukul 21.00 WIB, Tim tekab 308 Polsek Tanjungkarang Timur menangkap pelaku di kediamannya, di Jati Agung, Lampung Selatan.

"Pelaku berikut barang buktinya berupa satu unit sepeda motor Yamaha Mio J berpelat BE 2070 BE milik Korban, selanjutnya  dibawa ke Mapolsek Tanjungkarang Timur guna penyelidikan lebih lanjut," ujarnya.

Akibat perbuatannya tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHPidana dengan ancaman pidana penjara paling lama tujuh tahun.


EDITOR

Sri Agustina


loading...



Komentar


Berita Terkait