#pupuksubsidi#beritalampung

Pupuk Indonesia Salurkan 309 Ribu Ton Pupuk Bersubsidi di Lampung Selama 2022

Pupuk Indonesia Salurkan 309 Ribu Ton Pupuk Bersubsidi di Lampung Selama 2022
Pupuk bersubsidi. Istimewa


Bandar Lampung (Lampost.co) -- PT Pupuk Indonesia menyalurkan 309.100 ton pupuk bersubsidi di Lampung selama Januari hingga Juli 2022. Jumlah itu terdiri dari pupuk Urea 179.701 ton (134% dari alokasi) dan NPK 129.399 ton (128% dari alokasi).

VP Sales Region 2 Pupuk Indonesia, Jambak, mengatakan penyaluran pupuk bersubsidi sesuai ketentuan pemerintah. Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Dinas Pertanian, alokasi pupuk bersubsidi di Lampung ditetapkan 234.782 ton, terdiri dari pupuk Urea 133.713 ton dan NPK 101.069 ton.

Adapun stok pupuk bersubsidi urea dan NPK di Lampung mencapai 48.374 ton per 18 Juli 2022. Dengan rincian pupuk urea 29.360 ton dan NPK 19.014 ton. Persediaan tersebut tersebar di gudang penyangga, distributor, hingga di kios-kios resmi. 

"Pupuk bersubsidi kami salurkan kepada petani yang berhak, yaitu petani yang terdaftar dan memenuhi ketentuan sebagai penerima pupuk bersubsidi," kata Jambak, dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 19 Juli 2022.

Berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) No.10/2022, lanjut dia, ketentuan untuk mendapatkan pupuk bersubsidi adalah petani wajib tergabung dalam kelompok tani, menggarap lahan maksimal dua hektare, terdaftar dalam Sistem Informasi Manajemen Penyuluh Pertanian (Simluhtan), dan untuk wilayah tertentu menggunakan Kartu Tani.

Berdasarkan peraturan pemerintah tersebut juga terdapat sembilan jenis komoditas pertanian yang mendapat pupuk bersubsidi. Mulai dari padi, jagung, kedelai, cabai, bawang merah, bawang putih, tebu, kakao, dan kopi. Kesembilan komoditas itu sebagai tanaman pangan strategis yang berdampak terhadap inflasi. 

Untuk itu Pupuk Indonesia menginstruksikan kepada distributor dan kios resmi jaringannya senantiasa mengikuti regulasi pemerintah dalam penyaluran pupuk bersubsidi. 

“Kios-kios resmi Pupuk Indonesia akan menyalurkan pupuk bersubsidi sesuai dengan ketentuan tersebut,” ujarnya.

EDITOR

Effran Kurniawan


loading...



Komentar


Berita Terkait