#LAMPUNG#BERITALAMPUNGSELATAN

Puluhan Rumah di Bandanhurip Direndam Banjir

Puluhan Rumah di Bandanhurip Direndam Banjir
Kondisi genangan banjir yang mengepung puluhan rumah di Desa Bandanhurip, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, Selasa, 16 Februari 2021. (Lampost/Armansyah)


Kalianda (Lampost.co)--Puluhan rumah milik warga Dusun Harapan Mulya, Desa Bandanhurip, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, dikepung banjir sejak tiga hari terakhir. Banjir disebabkan hujan yang mengguyur sejak beberapa hari terakhir mengakibatkan luapan sungai Way Sekampung. 

Berdasarkan pantauan Lampost.co, hingga saat ini banjir belum memasuki dalam rumah warga. Banjir sebagian besar hanya menggenangi halaman rumah warga. Bahkan, warga masih bertahan dirumahnya masing-masing.

Menurut keterangan, Yatimah (45), warga Rt/Rw 009/002, Dusun Harapan Mulya, banjir yang mengepung rumahnya sejak tiga hari yang lalu. Penyebab banjir karena hujan deras dalam beberapa terakhir hingga Sungai Way Sekampung meluap. 

"Sudah tiga hari ini air masuk kepemukiman warga sekitar 30 centimeter. Banjir baru sampai halaman rumah warga. Tapi, kalau dapur dirumah saya sudah kebanjiran mencapai ketinggian sekitar 50 sentimeter," kata dia, Selasa, 16 Februari 2021.

Menurutnya, banjir diprediksi bakal bertambah kembali bila intensitas hujan masih tinggi. Hingga saat ini masyarakat masih tetap bertahan dirumahnya masing-masing. 

"Warga sini belum ada yang mengungsi. Tapi, enggak tau kalau masih diguyur hujan deras lagi. Banjir pasti masuk kedalam rumah. Kemungkinan warga mengungsi ketempat saudara yang rumahnya dataran tinggi," kata dia. 

Sementara itu, Sekretaris Desa Bandanhurip, Endang mengatakan setidaknya ada 74 rumah yang sudah dikepung banjir. Hanya beberapa rumah yang sudah digenangi banjir, baik itu ruangan tamu maupun dapur. 

"Sejauh ini pendataan kami baru ada 74 rumah yang sudah dikelilingi banjir. Tapi, ada beberapa rumah yang sudah dimasuki banjir. Kemudian, dibeberapa titik ruas jalan lingkungan juga ada yang terendam banjir," kata dia. 

Meski tidak ada yang mengungsi, kata Endang, pihaknya khawatir masyarakat setempat akan diserang penyakit gatal-gatal. Bahkan, masyarakat was-was ancaman kedatangan ular yang masuk kedalam rumah. 

"Alhamdulillah, pihak Puskesmas Palas tadi sudah datang memberikan pengobatan gratis bersama Camat dan Uspika. Mudah-mudahan beberapa hari kedepan tidak turun hujan deras supaya cepat surut," ujarnya.

 

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait