#Partaipolitik#Pesawaran

Puluhan Kader PDIP Pesawaran Kembalikan Atribut Partai

Puluhan Kader PDIP Pesawaran Kembalikan Atribut Partai
Tangkapanlayar video perobekan seragam partai/lampost.co/Putra Pancasila Sakti


Pesawaran (Lampost.co) -- Wakil Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDIP Kecamatan Tegineneng Supriyanto beserta 16 Pimpinan Anak Ranting mengembalikan Surat Keputusan (SK) sebagai kader PDIP. Supriyanto mengaku, gerakan yang juga disertai pengembalian atribut partai tersebut dilandasi kekecewaan.

"Hal yang kami lakukan masih ada kaitannya dengan Pilkada kemarin," kata Wakil Ketua PAC PDIP Tegineneng Supriyanto. Selasa, 15 Desember 2020.

Supriyanto menjelaskan, kekecewaanya bermula dari tidak direkomendasikannya M. Nasir dalam pertarungan Pilkada Kabupaten Pesawaran. Padahal, kata dia, sosok yang dijagokannya itu dianggap sebagai  kader PDIP terbaik di Pesawaran.

"Perolehan kursi legislatif meningkat dari tahun ke tahun," tambah Supriyanto.

Dia mengatakan, selain mengembalikan, di beberapa pengurus ranting juga ada yang sampai membakar dan merobek seragam berlogo banteng tersebut.

Menurutnya, meskipun M. Nasir tidak mendapatkan rekomendasi pada Pilkada kemarin, namun dirinya dan 16 ranting di kecamatannya tetap mendukung.

"Untuk konteks kekalahan M. Nasir, ya kami menerima karena dalam Pilkada hanya ada menang dan kalah. Dan saya selaku pendukung sudah legowo," tegasnya.

Diketahui, beberapa waktu lalu sempat beredar sebuah video berdurasi 1 menit 30 detik yang memperlihatkan sejumlah kader PDIP loyalis M Nasir di Kecamatan Tegineneng kecewa terhadap keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP yang menjatuhkan rekomendasi kepada Dendi-Marzuki untuk bertarung di Pilkada Pesawaran.

Ketua DPC PDIP Pesawaran Endro S Yahman mengatakan, PDIP Pesawaran saat ini telah menempuh perubahan revolusioner dari sebelumnya partai berwatak gerombolan yang bertumpu pada figur perorangan menjadi partai yang bertumpu pada anggaran dasar dan anggaran rumah tangga.

"Kejadian ini menjadi momentum pembelajaran bagi seluruh kader untuk memperkuat ideologisasi partai, agar kejadian serupa tak terulang kembali," pungkasnya. 

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait