kompos

Puluhan Ibu Rumah Tangga Ikuti Pelatihan Pembuatan Kompos

Puluhan Ibu Rumah Tangga Ikuti Pelatihan Pembuatan Kompos
Pelatihan pembuatan kompos oleh WKRI Lampung Barat. (Dok)


LIWA (Lampost.co) -- Puluhan ibu rumah tangga di Kelurahan Way Mengaku, Kecamatan Balikbukit, Lampung Barat, Jumat (4/12/2020), mengikuti pelatihan pembuatan pupuk kompos untuk memanfaatkan limbah rumah tangga yang dilaksanakan oleh Dewan Pimpinan Cabang Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Lampung Barat. 

Praktik pembuatan pupuk kompos yang dipusatkan di aula gereja Katolik Liwa itu dipandu oleh suster M Antonia. Sementara pesertanya selain anggota WKRI, juga warga sekitar.

Romo Boni Vantura Yulianus Lelo saat membuka acara itu, menyampaikan kegiatan pelatihan pembuatan pupuk kompos dengan memanfaatkan sampah rumah tangga ini merupakan kegiatan WKRI cabang Lambar.

Menurutnya, WKRI sebagai organisasi wanita Katolik keberadaannya diharapkan mampu menjadi ibu-ibu yang bisa menjaga keseimbangan diantara kelebihan dan kekuranganya masing-masing sehingga semua menjadi kompak. Dari kekompakan itu maka keberadaannya diharapkan bisa membawa kemajuan, baik untuk organisasinya itu sendiri, gereja maupun lingkungan dan bagi orang sekitar.

Kegiatan pembuatan kompos, lanjut Romo Boni, adalah untuk pemanfaatan limbah rumah tangga yang masih bisa dimanfaatkan dengan tujuan untuk mengurangi volume sampah yang tentunya akan berdampak kepada lingkungan akibat sampah.

Menurutnya, sampah yang dihasilkan dari dapur sebagian masih bisa diolah menjadi kompos dan lainnya seperti bekas potongan sayuran dan sisa-sisa makanan. Kemudian khusus sampah plastik juga bisa digunakan untuk bahan kerajinan yang juga bisa memberikan nilai tambah.

Pemanfaatan ulang sampah rumah tangga dengan cara dibuat kompos ini tentunya bermanfaat terutama lingkungan menjadi bersih dan kompos yang dihasilkan akan dapat digunakan untuk menyuburkan tanaman. 

Ia berharap, setelah mengikuti pelatihan pembuatan pupuk kompos ini maka para peserta nantinya setelah selesai mengikuti pelatihan bisa mengimplementasikan atau mempraktikan pembuatan kompos dengan memanfaatkan sampah yang ada di rumah masing-masing. 

Hasil dari pembuatan pupuk kompos itu bisa dimanfaatkan untuk menyuburkan tanamannya. Bahkan saat ini bagi yang memiliki banyak tanaman bunga maka tidak perlu lagi membeli kompos tetapi sudah bisa membuat kompos sendiri dengan memanfaatkan sampah dari dapurnya sendiri. 

 

EDITOR

Ricky Marly

loading...




Komentar


Berita Terkait