#khilafatulmuslimin#radikalisme#pancasila

Puluhan Eks Anggota Khilafatul Muslimin Lamsel Ucap Janji Setia ke NKRI

Puluhan Eks Anggota Khilafatul Muslimin Lamsel Ucap Janji Setia ke NKRI
Prosesi pembacaan ikrar setia ke NKRI dan Pancasila oleh mantan anggota Khilafatul Muslimin di Aula Rajabasa, Kantor Bupati Lamsel, Senin, 15 Agustus 2022. Lampost.co/Juwantoro


Kalianda (Lampost.co) -- Puluhan mantan anggota Khilafatul Muslimin Lampung Selatan (Lamsel) mengucapkan ikrar setia kepada Pancasila, UUD 1945, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pengucapan ikrar dilakukan secara daring.

Pengucapan ikrar dipimpin Ketua DPRD Lampung, Mingrum Gumay dari Aula Rajabasa, Kantor Bupati Lamsel yang diikuti seluruh peserta.

"Saya bersama seluruh Jema'ah Khilafatul Muslimin Provinsi Lampung berikrar mencabut baiat dari pimpinan khilafatul Muslimin, berjanji setia kepada pemerintah dan NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Ikrar ini saya ucapkan dengan kesadaran dan penuh rasa tanggung jawab," bunyi ikrar tersebut, Senin, 15 Agustus 2022. 

Baca: Menteri Penerimaan Zakat Khilafatul Muslimin Ditangkap Polda Metro Jaya

 

Sementara itu, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi berharap, pembacaan ikrar tidak cuma berlaku secara seremonial. Kembalinya para mantan anggota Khilafatul Muslimin ke pangakuan Ibu Pertiwi diharap turut mempererat kembali tali persaudaraan.

"Pancasila adalah pemersatu bangsa yang sudah dirumuskan oleh para pendahulu kita. Pengamalan Pancasila di masyarakat sangat penting karena hal tersebut akan menjadikan kita lebih solid dan tidak gampang disusupi faham radikal," ujarnya.

Dia menegaskan, pemerintah tidak melarang warganya untuk berorganisasi. Namun, warga diminta berhati-hati karena tidak semua organisasi memiliki tujuan dan aturan yang selaras dengan aturan negara.

"Pancasila adalah ideologi negara serta pandangan hidup. Pancasila harus diamalkan dalam setiap sendi kehidupan bernegara. Menjaga keutuhan Indonesia dan toleransi harus diupayakan karena hal tersebut dapat memupuk kebersamaan serta meningkatkan toleransi antar umat beragama," katanya. 

EDITOR

Sobih AW Adnan


loading...



Komentar


Berita Terkait