#korupsi#persidangan#hukum

Pulih dari Sakit, Koruptor Dana BOK 27 Puskesmas Lampura Kembali Disidang

Pulih dari Sakit, Koruptor Dana BOK 27 Puskesmas Lampura Kembali Disidang
Jaksa penuntut umum Kejaksaan Negeri Lampung Utara, Gatra Yudha Permana. Lampost.co/Febi Herumanika


Bandar Lampung (Lampost.co): Sempat tertunda hingga tiga kali proses persidangan Kepala Dinas Kesehatan Lampung Utara (Lampura) atas nama dr Maya Metissa, terdakwa kasus korupsi Bantuan Operasional Kesehatan untuk 27 puskesmas di Lampung Utara kembali akan digelar Senin, 2 November 2020.

Jaksa penuntut umum Kejaksaan Negeri Lampung Utara, Gatra Yudha Permana, membenarkan bahwa besok sidang akan kembali digelar untuk kasus dana BOK dengan terdakwa Maya Metissa.

"Besok dipastikan sidang, sebelumnya tertunda karena terdakwa sakit dirawat di RSUDAM," katanya, Minggu, 1 November 2020.

Menurut Jaksa bidang pidana khusus Kejari Lampura ini, terdakwa Maya Metissa untuk saat ini sudah kembali ke Rumah Tahanan (Rutan) Kota Bumi. " Ya setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) sekarang dia sudah di Rutan lagi," katanya.

Lebih lanjut Gatra mengatakan, bahwa dr Maya Sudah di Rutan sejak Senin kemarin, meski demikian posisinya masih rawat jalan, jadi belum bisa mengikuti persidangan, baru Seni besok kita lanjut sidang lagi," kata Jaksa Gatra. 

" untuk persidangan besok diagendakan keterangan saksi ahli. Kami akan ajukan dua ahli sekaliguw, ahli dari BPK dan Hukum," katanya.

Sementara Jhonny Anwar Penasihat Hukum terdakwa Maya Metissa mengatakan jika kondisi kliennya makin membaik. "Untuk saat ini kondisinya membaik dan sudah kembali ke Rutan Kota Bumi," kata Jhonny.

Untuk sidang sudah siap, " Bu Maya besok bisa menghadiri secara daring dari rutan Kota Bumi," katanya.

Dalam kasus ini apa kah dr Maya nantinya akan menghadirkan saksi yang meringankan, Jhoony mengatakan bahwa akan mengajukan hal tersebut pada saat sudah waktunya.

"Kami akan mengajukan saksi yang meringankan, tapi kan besok masih saksi ahli dan pada sidang berikutnya keterangan terdakwa, masih kami diskusikan siapa-siapa saja yang akan menjadi saksi meringankan, nanti,"kata dia. 

EDITOR

Adi Sunaryo

loading...




Komentar


Berita Terkait