#ramadan#puasa

Puasa Dibagi dalam Tiga Tingkatan

Puasa Dibagi dalam Tiga Tingkatan
Puasa. Ilustrasi


Bandar Lampung (lampost.co) -- Puasa Ramadan merupakan kewajiban bagi setiap muslim. Namun, dalam menjalankannya banyak orang yang lalai pada puasanya.

Sekretaris Bidang Fatwa MUI Lampung, Ahmad Sukandi, mengatakan berdasarkan penjelasan Imam Ghazali terdapat tiga tingkatan dalam berpuasa.

Pada tingkat pertama, puasa yang hanya sebatas menahan lapar, haus, dan hal-hal yang membatalkan puasa. Orang-orang golongan itu tidak mendapatkan pahala dari puasanya.

"Banyak orang yang berpuasa namun tidak mendapatkan apa-apa. Baiknya kita jangan sampai termasuk dalam golongan ini," ungkapnya, Selasa, 27 April 2021.

Ia mengatakan, seorang mukmin setidaknya bisa tergolong pada tingkatan kedua dalam berpuasa. Pada tingkat itu, seorang yang berpuasa diiringi dengan menjalankan ibadah lainnya.

Pada tingkatan itu, orang yang berpuasa sungguh ingin mendapatkan ridho Allah SWT. Sehingga senantiasa mendekatkan diri kepada sang khalik.

Tingkatan tertinggi dalam menjalankan ibadah, yakni seseorang menahan diri untuk mengingat selain Allah SWT. Pada tingkat itu, tujuan berpuasa tidak hanya mendapatkan ridho, tapi selalu mengingat-Nya.

Menurutnya, puasa merupakan proses bagi setiap manusia belajar. Dalam proses itu, puasa menjadi pembimbing dan mengajar manusia untuk selalu mengingat Allah. "Puasa menjadi jalan yang mendidik dan membimbing agar menjadi hamba bertakwa," jelasnya.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait