#UTI#dropoutUTI

PTUN Bandar Lampung Terima Kasasi DO Mahasiswa UTI

PTUN Bandar Lampung Terima Kasasi DO Mahasiswa UTI
Drop out. Ilustrasi


Bandar Lampung (lampost.co) -- Pengadilan Tata Usaha Negeri (PTUN) Bandar Lampung mengabulkan permohonan kasasi mahasiswa program studi Teknik Sipil dan Ilmu Komputer Universitas Teknokrat Indonesia (UTI), atas nama Ulil Absor Adalla, tentang pemberhentian studi/drop out (DO).

PTUN Bandar Lampung memutuskan untuk membatalkan seluruh keputusan Rektor UTI dan meminta untuk mencabut seluruh keputusannya.

Direktur LBH (Lembaga Bantuan Hukum) Bandar Lampung, Sumaindra Jarwadi, menjelaskan putusan kasasi membantah tuduhan Rektor melalui SK DO dan skorsing yang diterbitkannya pada mahasiswa dengan putusan pada pengadilan tingkat pertama dan banding yang sebelumnya menolak gugatan para mahasiswa. 

"Hakim PTUN tingkat pertama dan banding salah dalam menerapkan hukum dan tidak berpihak pada perjuangan mahasiswa terhadap hak atas pendidikan," kata Sumaindra, saat dihubungi, Selasa, 9 Agustus 2022. 

Menurutnya, putusan kasasi menjadi buah perjuangan panjang mahasiswa untuk mendapatkan keadilan melalui mekanisme konstitusional . 

"Selain hak atas pendidikan yang direnggut kampus, tudingan atau stigma radikal dan ekstrimis sangat berlebihan. Sebab, ketika seseorang yang dituding bersalah hanya karena prasangka atau diasosiasikan terhadap suatu kejahatan atau tindak pidana tanpa proses peradilan yang adil tentu sangat merugikan," jelasnya. 

Ia menuturkan hampir dua tahun mahasiswa harus berjuang menuntut keadilan. Mereka mengalami kerugian materil dan imateril yang juga tidak dapat dinilai. 

"Di sisi lain perjuangan kawan-kawan mahasiswa melawan pemberangusan kebebasan akademik, berserikat, berkumpul dan menyatakan pendapat seorang mahasiswa di kampus," kata dia. 

 

EDITOR

Effran Kurniawan


loading...



Komentar


Berita Terkait