#PTM#SEKOLAHTATAPMUKA#BANDARLAMPUNG

PTM di Bandar Lampung Tunggu Level Asesmen Turun

PTM di Bandar Lampung Tunggu Level Asesmen Turun
Ilustrasi pembelajaran tatap muka (PTM). Antara


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Kota Bandar Lampung merencanakan menggelar uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) di tingkat SMP.

Kasi Kelembagaan Disdikbud Bandar Lampung, Mulyadi, mengatakan, pelaksanaan PTM mulai digelar saat level asesmen pandemi di Bandar Lampung turun dari level 4. Ia menyampaikan, saat ini Bandar Lampung masih menerapkan PPKM Level 4. Berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri, PTM hanya boleh diterapkan di daerah dengan status level 1-3.

"Kami masih menunggu keputusan pusat apakah PPKM Level 4 di Bandar Lampung atau tidak," ungkapnya,  di ruang kerja, Senin, 6 September 2021.

Pada uji coba tahap 1 terdapat tiga sekolah yang akan menggelar pembelajaran di sekolah. Diantaranya SMPN 1, 2, dan 6 Bandar Lampung.

Meski belum digelar, sekolah yang ditunjuk telah melakukan persiapan.  Kepala SMPN 6 Bandar Lampung Meini Ida mengatakan akan ada 345 siswa kelas 9 yang akan mengikuti uji coba.

Ia menjelaskan, untuk melakukan pembatasan setiap kelas hanya akan diisi maksimal 16 murid sehingga total ada 22 ruang kelas yang akan digunakan. Pihaknya juga telah menyiapkan penyekat di setiap meja murid dan guru di kelas.

"Setiap kelas juga sudah disediakan tempat cuci tangan dan sabun, sesuai SKB 4 Menteri," kata dia.

Baca juga: PTM di Lampung Barat Dipantau Ketat

Selain itu, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Puskesmas terdekat untuk melakukan pemantauan. Ia mengaku telah meminta tenaga kesehatan dari puskesmas supaya ada yang berjaga di sekolah.

"Kami juga sudah membentuk satgas sekolah untuk mengantisipasi adanya kerumunan siswa," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala SMPN 1 Bandar Lampung, Tri Priyono, menyampaikan, pelaksanaan uji coba itu hanya diikuti bagi siswa yang mendapat izin orang tua. Untuk itu, pihaknya memberikan pemberitahuan perizinan kepada orang tua secara online.

Selain itu, sebanyak 259 siswa kelas 9 di sekolahnya telah menerima vaksin dosis pertama. Vaksinasi diharapkan bisa mencegah adanya penularan covid-19 di lingkungan sekolah.

"Persiapan sekolah sudah dilakukan,  mohon kerja samanya kepada orang tua untuk bisa memberikan arahan kepada anak-anak untuk mematuhi protokol kesehatan," ujarnya.

 

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait