#pemprovlampung#beritalampung

PTBA Dukung Pemprov Lampung Bangun PLTS

PTBA Dukung Pemprov Lampung Bangun PLTS
General Manager PT Bukit Asam Pelabuhan Tarahan, Dadar Wismoko saat Economic Summit 2021 oleh Lampung Post bertema Kolaborasi BUMN Pacu Ekonomi Sumatera, Rabu, 27 Oktober 2021. Lampost.co/Zainudin


Bandar Lampung (Lampost.co) -- PT Bukit Asam Pelabuhan Tarahan mendukung Pemerintah Provinsi Lampung yang hendak membangun pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). 

"Alhamdulillah Pak Gubernur juga baru mendapatkan penghargaan sektor pertanian terbaik, salah satu dukungan kami yakni membangun PLTS untuk kebutuhan irigasi di daerah Trimulyo, Lampung Selatan," kata General Manager PT Bukit Asam Pelabuhan Tarahan, Dadar Wismoko, saat Economic Summit 2021 oleh Lampung Post bertema Kolaborasi BUMN Pacu Ekonomi Sumatera, Rabu, 27 Oktober 2021. 

Selian itu, pihaknya juga akan turut membangun PLTS di Pulau Tegal untuk membantu kehidupan masyarakat dengan harapan bisa membangun pemberdayaan warga sekitar.

"Dalam pandemi ini, efek terhadap sektor pertambangan memang sejak awal pandemi, pasti ada penurunan drastis. Walau tidak merugi, tapi berkaitan dengan menurunnya demand (permintaan) PLN terhadap suplai batu bara. Alhamdulillah kami survive dan kondisi membaik seiring penurunan kasus," kata dia. 

Menurutnya, kondisi saat ini yang sangat disyukuri dengan bersatunya perusahan di kementerian BUMN dengan adanya satgas bencana BUMN Lampung yang dikoordinatori PTBA. Satgas tersebut memberikan bantuan seperti ventilator, APD, alat kesehatan, tempat cuci tangan hingga penyemprotan disinfektan ke Dinkes Lampung. 

"Selian itu, Alhamdulillah di Pelabuhan Tarahan seluruh pegawai, alih daya, dan keluarganya sudah divaksin untuk mewujudkan herd Immunity," jelasnya. 

Sementara itu, terkait kondisi batubara, ia mengaku hendak tenggelam. Sebab, diprediksi akan ditinggalkan pada 2050.

"Saat ini pemerintah mulai untuk memanfaatkan energi terbarukan menggantikan PLTU. Sedikit demi sedikit PLTU berbahan batubara akan habis karena ada kaitan dengan kesepakatan Paris mengenai perubahan iklim," katanya. 

Untuk menghadapinya, perusahaan mulai ke arah energi terbarukan melalui kerja sama dengan Angkasapura Soekarno Hatta untuk kebutuhan di bandara.

"Nanti kami kembangkan ke lokasi lain untuk mengikuti zaman yang terus berubah," katanya.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait