#pajak

PT TOP Didaftarkan sebagai Wajib Pajak Air Permukaan di Lambar

PT TOP Didaftarkan sebagai Wajib Pajak Air Permukaan di Lambar
Kepala UPTD Pengelolaan Pendapatan Wilayah XIV Lambar, Desilia Putri saat mengunjungi PMLH PT TOP di Pemangku Waykuol, Pekon Kegeringan, Kecamatan Batubrak, Jumat, 18 Maret 2022. Lampost.co/Eliyah


Liwa (Lampost.co) -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Barat (Lambar) memasukkan PT Tiga Orion Putra (TOP) ke dalam daftar wajib pajak. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan perolehan pajak, terutama kategori pajak air permukaan.  

Kepala UPTD Pengelolaan Pendapatan Wilayah XIV Lambar, Desilia Putri menjelaskan, Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLMH) yang dikelola PT TOP dengan memanfaatkan Sungai Semaka menjadikannya layak terdaftar sebagai calon wajib Pajak Air Permukaan (PAP) dalam aplikasi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Lampung.

"Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 merupakan dasar kewajiban perusahaan-perusahaan yang memanfaatkan air permukaan untuk membayar pajak," kata dia, saat mengunjungi PMLH PT TOP di Pemangku Waykuol, Pekon Kegeringan, Kecamatan Batubrak, Jumat, 18 Maret 2022.

Baca: Wajib Pajak di Lampung Diminta Manfaatkan Program PPS

 

Dengan masuknya PT TOP dalam daftar PAP, maka perusahaan tersebut diwajibkan untuk membayarkan kontribusi ke Provinsi Lampung. Pemkab akan mendapatkan keuntungan melalui dana bagi hasil.

"Karena lokasi kerja PT TOP ini masuk dalam wilayah kerja UPTD wilayah XIV Lambar, maka yang bertugas mendaftarkanya ke aplikasi Bapenda adalah kami," kata dia.

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait