kecelakaanbabaranjang

PT KAI Tetap Meminta Ganti Rugi Pemilik Truk Semen

( kata)
PT KAI Tetap Meminta Ganti Rugi Pemilik Truk Semen
Lampost.co


BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- PT Kereta Api Indonesia (Persero) akan menuntut pengemudi dan pemilik truk semen yang menabrak rangkaian kereta api angkutan batu bara di perlintasan sebidang KM 6+9 Blokpos GR Jalan Ki Agus Anang, Garuntang, Bandar Lampung, Sabtu, 17 Oktober lalu.

“Kami akan tetap menuntut ganti rugi dari pihak pemilik truk semen tersebut," kata Manager Humas PT KAI Jaka Jarkasih, Senin, 19 Oktober 2020.

Mengenai besaran atau jumlah dari kerugian kereta tersebut, pihak PT KAI enggan memberikan komentarnya. "Kalau masalah jumlah besaran kerugian itu pihak PT KAI telah menunjuk lawyer yang akan mengurus semuanya," jelasnya. 

Menurutnya, PT KAI telah menunjuk lawyer dan hal tersebut merupakan ranah bagian legal. "Itu bagian legal, yang jelas jika ditanyakan kita meminta ganti rugi itu benar adanya," katanya. 

Tak hanya kerugian, ia juga mengatakan pasca terjadinya kecelakan mengakibatkan perjalanan kereta api terhambat, KAI juga mengalami kerugian fisik atas insiden tersebut. 

"Jumlah 5 gerbong barang yang keluar jalur dan mengalami kerusakan sehingga belum dapat digunakan untuk sementara waktu," katanya. 

Ia juga memaparkan, bahwa kerusakan gerbong tidak masuk ke dalam asuransi. "Asuransi kan untuk kerusakan dari penggunaan, kalau ini merupakan peristiwa," katanya.  

Ia juga menghimbau, untuk diperlukan kewaspadaan, kepatuhan, dan kedisiplinan setiap pengendara kendaraan bermotor saat menghadapi perlintasan sebidang. Pastikan pula kendaraan dalam kondisi yang andal saat akan digunakan.

“Keselamatan di perlintasan sebidang dapat terwujud jika seluruh unsur masyarakat dan pemerintah dapat bersama-sama peduli," katanya.

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

loading...




Komentar


Berita Terkait