#keretaapi

PT KAI Hentikan Operasional KA Penumpang

( kata)
PT KAI Hentikan Operasional KA Penumpang
FOTO: Masyarakat pengguna Kereta Api di Stasiun Tanjung Karang Bandar Lampung sebelum diberlakukannya aturan pembatalan operasional semu pelayanan kereta penumpang. Dok


Bandar Lampung (Lampost.co) -- PT. Kereta Api Indonesia (persero) membatalkan semua operasional pelayanan kereta penumpang mulai 25 April - 30 Mei 2020. Hal tersebut dilakukan mengikuti aturan pemerintah pusat demi memutus rantai penyebaran pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di masyarakat.

Manager Humas PT KAI Divisi Regional IV Tanjungkarang, Sapto Hartono mengatakan bahwa pihaknya memberhentikan operasional semua kereta api untuk penumpang. Pada hari jumat, 24 April 2020 ini,  operasional terakhir dilakukan dengan memberangkatkan KA Rajabasa pukul 09.30 WIB menuju Kertapati dan KA Kuala Stabas pukul 06.30 WIB dan 13.30 WIB menuju Batu Raja.

Sebelumnya, pihaknya juga melakukan pembatalan perjalanan KA Sriwijaya jurusan Tanjung Karang-Kertapati dan KA Kuala Stabas Tanjungkarang-Baturaja. 

"PT KAI Divre IV Tanjungkarang memberhentikan operasional perjalanan semua KA penumpang mulai Sabtu, 25 April 2020 hingga 30 Mei 2020 mendatang," katanya melalui siaran resminya, Jumat, 24 April 2020

Ia mengatakan penghentian perjalanan semua kereta api penumpang ini sejalan dengan Peraturan Presiden dan Keputusan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 25 Tahun 2020 tanggal 23 April 2020, Tentang Larangan Mudik Lebaran Dan Pengendalian Transportasi Selama Masa Mudik Idul Fitri Tahun 1441 Hijriah Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19. 

“Hal ini dilakukan dalam upaya memutus mata rantai penyebaran virus korona, dan kebijakan ini pun sesuai dengan arahan pemerintah, dimana masyarakat diminta mengurangi mobilitas di luar rumah”, katanya.

Selain dengan adanya PP 21 Tahun 2020 dan Permenhub Nomor 25 Tahun 2020 itu, PT KAI Divre IV Tanjungkarang juga telah melakukan pemenuhan kebutuhan untuk pencegahan penyebaran Covid-19 bagi calon penumpang di lingkungan stasiun sesuai dengan protokol pencegahan Covid-19, seperti penyediaan wastafel untuk cuci tangan, penyeprotan disinfektan, penyediaan ruang isolasi bagi penumpang yang diindikasi suhu badan diatas 38 derajad.

Penumpang juag diwajibkan memakai masker atau kain penutup mulut dan hidung.

"Bagi calon penumpang yang sudah melakukan pemesanan tiket KA Rajabasa maupun KA Kuala Stabas bisa melakukan pembatalan melalui KAI Access, jadi tidak perlu datang ke stasiun. Pengembalian bea pembatalan akan diterima secara penuh 100 persen," katanya.

 

 

 

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

loading...


Berita Terkait



Komentar