#stunting#gmp#kesehatan#kepedulian

PT GMP Dukung Program Pemerintah Menangani Angka Penurunan Stunting

PT GMP Dukung Program Pemerintah Menangani Angka Penurunan Stunting
PT Gunung Madu Plantations (GMP) turut berpartisipasi aktif menangani stunting melalui program CSR dan membakikan paet nutrisi keada bumil dan balita. (Foto: Dok.PT GMP)


Gunungsugih (Lampost.co)--PT Gunung Madu Plantations (GMP) turut berpartisipasi aktif menangani stunting melalui program CSR. Sebagai salah sau pabrik gula terbesar di Lampung ini,  Gunung Madu bekerja sama dengan Puskesmas Jatidatar, Kecamatan Bandar Mataram, menggelar sosialisasi kesehatan mencegah stunting.

Seperti diketahui bahwa stunting masih menjadi masalah utama tumbuh kembang bayi dan balita di Indonesia. Kondisi tersebut harus segera dientaskan karena dapat menghambat momentum generasi emas.

Sosialisasi kesehatan diselenggarakan di Balai Kampung Jatidatar, Kamis, 2 Juni 2022. Turut hadir Camat Bandar Mataram, Ridwansyah, mewakili PT Gunung Madu Plantations, Iwan Kurniawan selaku Services Manager, serta aparat kampung. Dalam acar tersebut juga dibagikan asupan tambahan untuk anak Balita yang berada di bawah garis merah dan ibu hamil.

Egi Wira Gala S.P selaku bagian General Affair GMP menuturkan pihaknya mendukung salah satu program fokus pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk menurunkan angka stunting. Terkait hal ini PT GMP memberikan 80 paket asupan nutrisi kepada ibu hamil, 51 paket kepada anak Balita di bawah garis merah serta 250 paket makanan tambahan untuk balita program posyandu berkala.

Adapun paket bagi ibu hamil berisi susu untuk ibu hamil, sedangkan untuk balita berisi susu dan makanan pendamping.  

Iwan Kurniawan, Services Manager yang mewakili Management PT Gunung Madu Plantation menyampaikan bahwa stunting perlu diwaspadai karena bukan hanya menjadi masalah di saat ini, melainkan berpotensi menjadi masalah negatif di masa mendatang.

Dalam mendukung penurunan stunting di Lampung Tengah, khususnya di Kecamatan Bandar Mataram, Manajemen PT GMP ikut berupaya menurunkan angka stunting di wilayah tersebut melalui program CSR sosialisasi pencegahan stunting serta pemberian makanan tambahan untuk balita di bawah garis merah dan ibu hamil.

“Bantuan tersebut kami harapkan menjadi salah satu upaya peningkatan gizi masyarakat, khususnya anak balita dan ibu hamil yang terdampak langsung pada penurunan angka stunting di Kecamatan Bandar Mataram," ujar Iwan.

Semoga dengan terselenggaranya kegiatan ini dapat mempererat silaturahmi dan hubungan harmonis antara PT GMP dan warga masyarakat sekitar perusahaan, jelas Iwan.

Camat Bandar Mataram, Ridwansyah, menyampaikan terima kasih kepada Manajemen PT GMP atas partisipasi nyata mencegah angka stunting, khususnya di Kecamatan Bandar Mataram.
“Semoga dengan kegiatan ini dapat menciptakan kesehatan dan penambahan gizi bagi anak Balita dan juga ibu hamil,” ungkapnya.

Ridwan menambahkan, di bawah kepemimpinan Musa Ahmad, Lampung Tengah mendapatkan juara pertama tingkat provinsi dalam percepatan penanganan stunting. Itu juga tidak luput dari agenda hari ini, berkat kepedulian PT Gunung Madu Plantations melalui program CSR-nya mengadakan sosialisasi dan pemberian makanan pendamping bagi anak Balita di bawah garis merah dan ibu hamil, jelasnya.

“Kegiatan seperti ini turut membantu pemerintah kabupaten dalam meraih prestasi pada penanganan stunting. Semoga prestasi ini dapat terus dipertahankan dan masalah stunting di Lampung Tengah dapat terus menurun setiap tahunnya,” ujarnya.


EDITOR

Sri Agustina


loading...



Komentar


Berita Terkait