#beritalampung#beritalampungterkini#kb#programkb#pasanganusiasubur

PSU yang Tidak Ikut Program KB di Lambar Capai 28,75%

PSU yang Tidak Ikut Program KB di Lambar Capai 28,75%
Foto ilustrasi. Dok


Liwa (Lampost.co) -- Pasangan usia subur (PUS) di Lampung Barat yang tidak mengikuti program Keluarga Berencana mencapai 28,75% atau sekitar 13.309. Untuk jumlah kepesertaan KB aktif di Lambar saat ini 32.751 pasangan suami istri dari 45.960 PUS.

Sekretaris Dinas Pengendalian Penduduk, KB, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Lambar Mat Syukri mendampingi Kadis Danang Hari Suseno mengatakan ada sejumlah factor yang membuat masih banyaknya warga PUS yang tidak mengikuti program KB itu, antara lain karena pasangan tersebut ingin menambah anak atau menginginkan anak segera. “Ada juga pasangan yang tidak menginginkan anak lagi tetapi lebih memilih menggunakan KB secara alami atau tidak menggunakan alat kontrasepsi. Faktor lainya adalah dalam kondisi hamil,” ujarnya, Selasa, 11 Oktober 2022.

Baca juga: Ancaman Resesi Global Harus Dijawab dengan Upaya Peningkatan Produktivitas Masyarakat 

Pihaknya dalam upaya meningkatkan kepesertaan KB akan terus melakukan penyuluhan melalui petugas lapangan. “Kami terus melakukan penyuluhan agar PSU itu mau ikut program KB,” katanya.

Dia menambahkan kepesertaan KB itu umumnya menggunakan KB suntik yang mencapai 20.511 PUS. Untuk implan ada 6.953 PUS yang menggunakan. “Sementara lainnya bervariasi dan paling sedikit adalah peserta yang mengikuti KB sistem vasektomi yang hanya orang. Untuk yang menggunakan konstrasepsi mal 38 orang,” ujarnya.

Untuk wilayah terbanyak kepesertaan KB aktif di Lambar ada di Kecamatan Balikbukit dengan jumlah 4.608 dari 6.668 pasangan. Kemudian Way Tenong 3.941 dari 5.432 PUS, dan Bandarnegeri Suoh 3.376 dari 4.573 PUS. “Untuk jumlah kepesertaan KB aktif yang paling sedikit yaitu Kecamatan Lumbokseminung hanya 335 dari 392 PUS,” katanya.

EDITOR

Muharram Candra Lugina


loading...



Komentar


Berita Terkait