#Imlek

PSMTI Kota Metro Gelar Donor Darah Jelang Perayaan Imlek

PSMTI Kota Metro Gelar Donor Darah Jelang Perayaan Imlek
Tampak Wali Kota Metro, Achmad Pairin saat menyambangi Wakil Ketua PSMTI Kota Metro, Dedi Cahyana saat berlangsungnya donor darah. Lampost.co/Bambang Pamungkas


Metro (Lampost.co) -- Menjelang Hari Raya Imlek, Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kota Metro menggelar bakti sosial donor darah.

Wakil Ketua PSMTI Kota Metro, Dedi Cahyana mengatakan pihaknya beserta anggota paguyuban yang lain kerap mengadakan bakti sosial, seperti membagikan sembako, donor darah, dan juga kegiatan sosial lainnya.

Namun kali ini dalam menyambut Hari Raya Imlek mengadakan donor darah, mengingat saat pandemi Covid-19 stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Metro menipis.

"Hari ini kami (PSMTI Kota Metro) mengadakan donor darah. Awalnya setiap tahun kami adakan donor darah sampai empat kali, namun di masa pandemi Covid-19 ini kami agak kesulitan mendapatkan pendonor darah. Kami gunakan momen Imlek untuk mengumpulkan pendonor, baik dari anggota paguyuban maupun masyarakat umum," kata dia, Minggu, 7 Februari 2021.

Dia menjelaskan dalam kegiatan ini menargetkan 150 kantong darah untuk membantu stok yang ada di PMI Kota Metro.

"Target kami 150 kantong darah dalam kegiatan bakti sosial ini, bahkan kalau melihat antusias masyarakat bisa lebih," ujar dia.

Dia menjelaskan, dalam kegiatan ini pihaknya mengerahkan 10 anggota untuk membantu terselenggaranya acara bakti sosial donor darah. Sementara untuk anggota kepengurusan nya sebanyak 80 orang, sebagian nya menjadi pendonor darah.

Pada kesempatan ini, Wali Kota Metro Achmad Pairin mengapresiasi langkah dari PSMTI dalam menggelar kegiatan bakti sosial tersebut. Dirinya mendukung penuh kegiatan-kegiatan yang membantu serta mendukung program pemerintah daerah.

"Saya atas nama pemerintah maupun pribadi mengapresiasi kegiatan PSMTI Kota Metro. Pada dasarnya satu titik darah adalah nyawa, maka dengan adanya kegiatan ini saya betul-betul berterima kasih dan Saya doakan mudah-mudahan Apa yang dilakukan oleh PSMTI Kota Metro baik dari pengurus maupun pendonor mudah-mudahan Apa yang dilakukan sebagian dari amal sholehnya," kata dia.

Hal senada juga di ungkapkan Kordinator bidang pelayanan Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Metro, Agus Prasetyo, pada dasarnya selama masa pandemi ini stok darah di Kota Metro berkurang. Mungkin banyak pendonor yang takut akan tertularnya virus covid-19 ini. Namun pihaknya menjamin keamanan serta kesehatan pendonor agar tidak terpapar Covid-19.

"Stok darah kami memang berkurang, selain banyak masyarakat yang takut banyak juga kegiatan donor darah yang di batalkan. Semisal di suatu daerah ada yang terpapar, pasti disitu otomatis semua kegiatan di batalkan. Tapi jangan takut. Pada proses pengambilan darah kami menerapkan protokol kesehatan, supaya pendonor tidak terpapar Covid-19," kata dia.

Dia menjelaskan, selama pandemi covid berlangsung juga permintaan darah yang dibutuhkan sangatlah banyak, karena memang satu pendonor hanya bisa diambil satu kantung saja. Namun untuk satu pasien ada yang membutuhkan dua hingga tiga kantung pada setiap penindakan.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait