#Covid-19lampung#IMLEK

PSMTI Harapkan Imlek Bawa Harapan Baru di Tengah Pandemi

PSMTI Harapkan Imlek Bawa Harapan Baru di Tengah Pandemi
Ilustrasi:Pixabay.com


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) kota Bandar Lampung mengharapkan Imlek membawa harapan baru di tengah pandemi. PSMTI menyatakan perayaan Imlek kali ini dengan cara yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Sebab dilakukan dalam suasana sederhana, karena kesehatan jauh lebih perlu di tengah pandemi Covid-19.

"Kami merayakan Tahun Baru Imlek 2021 sesuai dengan cara-cara yang sederhana serta mematuhi protokol kesehatan, sebagaimana imbauan pemerintah. Merayakan Imlek tanpa kehilangan makna dari Imlek sebagai tahun baru, harapan baru, dan keberuntungan baru," kata Wakil Ketua PSMTI Bandar Lampung Bong Yongki.

Menurutnya, selama perayaan Imlek, masyarakat Konghucu tetap di rumah saja. Tradisi yang selalu dilakukan sebelumnya contohnya berkumpul dengan keluarga besar. Namun, untuk kali ini sebaiknya dilakukan dengan cara kekinian yakni secara virtual atau daring, demi meminimalisasi penyebaran virus COVID-19.

Bong Yongki menyatakan peringatan tahun baru Imlek bagi umat Konghucu memiliki makna penting. Namun, demi menekan laju penularan pandemi COVID-19, perayaan Imlek tahun ini dilakukan dengan cara-cara yang lebih aman dan nyaman bagi semua.

“Pelaksanaan Imlek tahun ini dilaksanakan secara sederhana, melalui virtual, dan saya kira itu juga tidak akan mengurangi makna dari perayaan Imlek ini. Saya rasa tetap bisa kami lakukan dengan mempertahankan budaya Indonesia, khususnya masyarakat Konghucu dan Tionghoa, namun tetap dilakukan dengan protokol kesehatan,” ujarnya. 

Menurut Bong Yongki, Imlek kali ini juga dapat dijadikan sebuah momentum untuk melakukan refleksi diri sekaligus turut mendoakan agar bangsa Indonesia dan seluruh masyarakat khususnya Lampung dapat segera melewati pandemi COVID-19.

“Kami mengajak terutama kepada umat Konghucu yang akan merayakan ibadah Imlek agar berdoa supaya bangsa ini dan umat manusia terbebas dari pandemi COVID-19,” katanya.

Bong Yongki menambahkan tahun Kerbau Logam yang jatuh pada 12 Februari memberikan simbol kerja keras yang bisa dijadikan kunci utama dalam menjalani 2021.

"Di tahun Kerbau Logam ini memberikan lambang kerja keras. Apalagi unsurnya logam, keras. Kami harus lebih keras lagi, dalam berusaha, dalam berdoa sesuai dengan harapan semuanya. Semoga semua dapat segera selesai, terlebih masa Pandemi Covid-19 ini," ujarnya.

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait