#kekerasanseksual#uin

PSGA UIN Lampung: Pendidikan Karakter Cegah Tindakan Kekerasan Seksual

PSGA UIN Lampung: Pendidikan Karakter Cegah Tindakan Kekerasan Seksual
Ketua Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) UIN Raden Intan Lampung (RIL), Rumadani Sagala. Dok UIN


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pendidikan karakter yang sesuai dengan ajaran agama dianggap dapat mencegah tindakan kekerasan seksual.

Ketua Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL), Rumadani Sagala berharap, pendidikan karakter di pelbagai lembaga pendidikan, khususnya UIN RIL dapat mengarah pada moral Pancasila agar menjadi bangsa beriman dan bermartabat.

"Terjadi tindakan kekerasan ini juga karena kurangnya pemahaman agama. Seandainya kita tahu apa saja kewajiban kita, bagaimana ayat-ayat kita pahami, bagaimana kasih sayang kita tunjukan kepada anak," paparnya melalui keterangan yang diterima Lampost.co pada Selasa, 14 Desember 2021.

Baca: Kemenag Cabut Izin Pesantren HW Pemerkosa 12 Santriwati di Bandung

 

Rumadani melanjutkan, PSGA siap mengimplementasikan Peraturan Rektor No. 276 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) di UIN Raden Intan Lampung.

"SK atau Peraturan Rektor sudah ada. SOP dan mekanisme pengaduan juga sudah ada. Kita saat ini sedang mengajak seluruh sivitas UIN dan pihak lainnya untuk menerapkan Peraturan Rektor ini," ungkapnya.

Dia menyampaikan, tiga persoalan besar yang mendasari peraturan tersebut yakni intoleransi, perundungan (bullying) dan kekerasan seksual.

"Asal muasal Peraturan Rektor ini adalah diawali oleh Dirjen Pendidikan Islam memberikan suatu instruksi kepada PTKI untuk membuat SK atau Peraturan Rektor tentang PPKS," pungkasnya.

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait