#FLYOVER#PEMBANGUNAN#INFRASTRUKTUR#BERITABANDARLAMPUNG

Proyek Pembangunan Fly Over Sultan Agung Capai 85 Persen

Proyek Pembangunan Fly Over Sultan Agung Capai 85 Persen
Pekerja konstruksi mengecor dinding pada flyover di Jalan Sultan Agung, Bandar Lampung, Rabu 24 Februari 2021. (Lampost.co/Deta Citrawan)



Bandar Lampung (Lampost.co) -- Perkembangan terkini proyek pembangunan fly over di Jalan Sultan Agung, Kedaton, Bandar Lampung dipersentasekan mencapai 85 persen. 

Sutarno, kontraktor pengawas pekerjaan dari PT Adiguna Anugrah Abadi, mengatakan untuk kegiatan fisik sejauh ini telah melaksanakan pengecoran lantai fly over

Tepatnya lantai fly over yang menghubungkan dua sisi di atas jalur perlintasan kereta api telah terpasang dan itu telah dilaksanakan sejak 22 Februari 2021.  

"Sejauh ini progress-nya plus minus sudah 85 persen, lantai fly over juga sudah dicor dan tepat di atas jalur kereta api sudah tersambung dari tanggal 22 kemarin," ujarnya, saat di temui di lokasi Rabu 24 Februari 2021. 

Sutarno menyatakan setelah pengecoran lantai, selanjutnya membuat dinding fly over yang berada di sisi kiri dan kanan. Pembuatan dinding pembatas itu hingga kini telah berjalan. 

"Sekarang masih lakukan pengecoran dinding fly over yang ada di kiri kanan, kemungkinan sekitar tanggal 28 nanti selesai mengecor dinding. Setelah itu nanti di tanggal 1 Maret pengaspalan semua lantai fly over," kata dia. 

Untuk kegiatan konstruksi yang berada di bawah fly over, pihaknya mengatakan seluruh pengerjaan fisik skala besar telah selesai dilakukan, hanya menyisakan pengaspalan dan membuat marka jalan. 

Mengingat bahwa pembangunan fly over Sultan Agung itu bakal terkena adendum waktu oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bandar Lampung, maka pihaknya berupaya agar tidak melebihi batas waktu yang disepakati.

"Kalau dari dinas informasi batas waktu adendum itu sampai 15 Maret 2021, ya kami pihak kontraktor yakin nanti pembangunan fly over ini selesai sebelum batas waktu adendum selesai," ujarnya. 

Sebelumnya diberitakan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Bandar Lampung Iwan Gunawan mengatakan, untuk kegiatan fisik pembangunan fly over itu terkena adendum waktu. Dengan demikian, Dinas PU Bandar Lampung memberikan kompensasi batas waktu untuk tetap melanjutkan kegiatan konstruksi fisik, selama kurang lebih dua minggu jam kerja.  

"Fly over Sultan Agung sudah dipastikan adendum waktu, sekarang buka Keppres tentang Covid sebagai bencana nonalam, jadi kami memberi kompensasi kepada rekanan sekitar 14 hari," ujarnya, pada Rabu 6 Januari  2021.  

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait