#humaniora#harisantri#beritanasional#iipnu

Student Corner IPPNU Wujud Bakti Santri untuk Negeri

( kata)
<i>Student Corner</i> IPPNU Wujud Bakti Santri untuk Negeri
Foto: Dok


Jakarta (Lampost.co): Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2020 dan menyongsong Hari Sumpah Pemuda tahun ini Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PP IPPNU) melaksanakan talkshow “Bakti Santri Untuk Negeri” dan meluncurkan 10 titik program Student Corner yang tersebar di seluruh Indonesia.

Acara yang dilaksanakan melalui virtual ini diawali dengan openening speech dari KetuaUmum PP IPPNU, dilanjutan sambutan dan arahan dari PBNU dan disambung dengan peluncuran program, Talkshow “Bakti Santri untuk Negeri” dan beberapa pengumuman rangkaian lomba dalam rangka Hari Santri Nasional, Sumpah Pemuda, dan Pahlawan yang mana ketiganya menjadi momentum berharga untuk dilaksanakan sebagai refleksi generasi muda untuk mengabdikan diri pada Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Disampaikan oleh Nurul H. Ummah (Ketua Umum PP IPPNU) pada acara tersebut, program student corner bertujuan untuk memberikan fasilitasi dan pendampingan kepada pelajar agar bisa selalu terkoneksi dalam proses melaksanakan pembelajaran di masa pandemi Covid-19 sehingga pelajar, khususnya yang ada di daerah mempunyai kesempatan yang sama untuk terus mendapatkan akses pendidikan dengan baik.

"Wadah ini juga diharapkan mampu menjadi ruang ekspresi dan mampu mendorong budaya literasi yang dirasa semakin menurun minat baca pada generasi muda," kata Nurul dalam keterangan tertulis yang diterima Lampost.co, Minggu, 25 Oktober 2020.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PBNU Helmy Faisal Zaini menyampaikan apresiasi kepada PP IPPNU dalam merespon atas kondisi sosial yang ada sekarang ini. Program Student Corner menjadi salah satu inovasi pendampingan pelajar yang cukup bagus untuk dilaksanakan, terlebih program ini diresmikan dalam rangka Hari Santri Nasional yang insyaallah akan ada keberkahan didalamnya.

Helmi berharap kepada santri dan pelajar NU bisa berpartisipasi aktif dan berperan lebih besar terhadap kemajuan Pendidikan di Indonesia. 
 
Kegiatan pun semakin hangat dengan pemaparan materi dari dua narasumber dalam Talkshow tersebut, membicarakan tentang bakti santri untuk negeri dengan membaca lagi sejarah lahirnya hari santri dan dibukanya informasi serta kesempatan untuk pelajar dan santri dalam memperoleh beasiswa pendidikan baik untuk melanjutkan di tingkat S1, S2, dan S3, yang disampaikan oleh Direktur SDM Kemendikbud, Muhammad Sofwan Efendi. Dia juga menyampaikan bahwa generasi muda harus mampu menjadi problem solver dalam menghadapi tatangan zaman. 

Narasumber selanjutnya, hadir pula dari Sekretaris Jenderal Kominfo Rosita Niken Widiastuti yang menegaskan bahwa memasuki era digital sekarang ini pelajar dan santri agar lebih bijak dalam bermedia social dan dapat memanfaatkan media digitial lebih produktif dan selektif agar tidak terpapar berita hoax atau berita bohong. Media juga mampu menjadi sarana berdahwah sebagai wujud kontribusi pelajar dan santri berbakti untuk negeri.

EDITOR

Adi Sunaryo

loading...




Berita Terkait


Komentar