bansosBLT

Program BLT Mantra Tubaba Belum Disalurkan

( kata)
Program BLT Mantra Tubaba Belum Disalurkan
Sekdakab Tubaba Herwan Sahri


PANARAGAN (Lampost.co) -- Sebanyak 13.250 kepala keluarga kurang mampu penerima program maju sejahtera (Mantra) di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) belum menerima bantuan. Masyarakat berharap bantuan tunai sebesar Rp500 ribu/KK tersebut segera direalisasikan.

Untuk merealisasikan kegiatan tersebut, pemkab setempat sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp8,7 miliar dalam refocusing kegiatan APBD 2020 dalam program prioritas belanja penyediaan jaringan pengamanan sosial untuk pencegahan dan penanganan Covid-19.

"Ya. Program bantuan tunai mantra belum disalurkan karena masih melakukan pemantapan data penerima," ujar Sekdakab Tubaba, Herwan Sahri kepada lampost.co, Kamis, 2 Juli 2020.

Herwan mengatakan, jumlah penerima program tersebut tercatat sebanyak 13.250 KK. Namun, sebagian dari penerima bantuan telah mendapatkan bantuan tunai dari program bantuan sosial tunai (BST) pusat.

 "Program inikan diluncurkan pak bupati  tahun lalu untuk mengkaper masyarakat yang tidak menerima bantuan PKH dan bantuan sosial lainnya dari pemerintah pusat. Makanya, kami sedang menantapkan datanya dulu," ungkapnya.

Menurut data dinas sosial, kata dia, tercatat sebanyak 7.000 lebih KK sudah mendapatkan bantuan BST. Sedangkan 5.000 KK tercatat belum menerima bantuan sosial baik dari BST maupun dari BLT dana desa dalam program Covid-19.

"Nah, kemungkinan 7.000 KK yang sudah menerima bantuan BTS dan BLT dana desa tidak lagi menerima bantuan Matra ini, karena kita akan membesarkan nilai bantuan untuk 5.000 KK yang belum mendapatkan bantuan BST dan BLT dana desa tersebut," kata dia.

Terkait dengan jumlah bantuan yang akan diberikan, lanjut dia, kemungkinan masing-masing penerima akan mendapatkan Rp800 ribu-Rp900 ribu/KK. "Dengan dibesarkannya angka ini sangat membantu masyarakat, dan juga bisa mengimbangi bantuan dari pusat dan dana desa. Saya berharap, masyarakat penerima BTS dan BLT dana desa dapat legowo menyikapi masalah ini," tambahnya.

Mantan Kadispenda Pemprov Lampung tersebut, mengatakan setelah data siap, pemkab sesegera mungkin untuk menyalurkan bantuan. Bantuan akan disalurkan melalui rekening bank sesuai dengan bank yang sudah ditunjuk pemkab. 

Terkait dengan anggaran sudah disiapkan dalam recofusing kegiatan APBD 2020 dan menjadi salahsatu priotitas belanja penyediaan jaringan pengamanan sosial untuk pencegahan dan penanganan Covid-19.

 "Bantuan tetap dicairkan melalui rekening bank seperti yang dilakukan pada tahun lalu. Kemungkinan Agustus atau September sudah diluncurkan," pungkasnya.

EDITOR

Winarko

loading...


Berita Terkait



Komentar