#produksipadi#pertanian

Produksi Padi Lampung Tahun ini Naik 20%

( kata)
Produksi Padi Lampung Tahun ini Naik 20%
Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi bersama Menteri Pertanian Republik Indonesia Syahrul Yasim Limpo saat launching Kartu Petani Berjaya beberapa waktu lalu. Dok


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Produksi padi Lampung berdasarkan angka sementara dari Badan Pusat Statistik (BPS) tahun ini meningkat 20% dibandingkan yang dicapai pada 2019. Pencapaian tersebut menjadi semangat untuk terus membangun demi mewujudkan Lampung lokomotif pertanian dan lumbung pangan.

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyampaikan pertambahan produksi tersebut menjadi kedua terbesar setelah Jawa Timur, tapi penambahan produksinya hanya 4%. Penambahan luas panen kampung juga terbesar di Indonesia. 

"Lampung saat ini masih peringkat 6 sedikit di bawah Sumsel. Mudah-mudahan tahun depan bisa ke 5. Amin," kata Arinal kepada melalui pesan WhatsApp, Jumat, 16 Oktober 2020.

Arinal mengatakan sudah melaporkan kepada Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo terkait informasi tersebut. Harapannya ke depan, Lampung terus melakukan terobosan dan langkah strategis untuk mewujudkan rakyat Lampung berjaya dan petani sejahtera.

Sesuai berita resmi statistik BPS terkait luas panen dan produksi padi di Indonesia 2020 (angka sementara), yakni luas panen padi diperkirakan 10,79 juta hektare, naik 108,93 ribu hektare atau 1,02 persen dibandingkan luas panen 2019 yang hanya 10,68 juta hektare.

Kemudian produksi padi pada 2020 diperkirakan 55,16 juta ton gabah kering giling (GKG), naik 556,51 ribu ton atau 1,02 persen dibandingkan produksi 2019 yang 54,60 juta ton GKG. Jika potensi produksi padi pada 2020 dikonversikan menjadi beras untuk konsumsi pangan penduduk, pada 2020 diperkirakan 31,63 juta ton, naik 314,10 ribu ton atau 1,00 persen dibandingkan 2019 yang 31,31 juta ton.

Luas panen padi di Indonesia menurut provinsi pada 2019-2020 (hektare), Lampung pada 2019 ada 464.103 hektare dan 2020 bertambah menjadi 544.061 hektare. Kemudian untuk perkembangan absolut 79.958 hektare atau 17,23%.

Produksi padi di Lampung secara nasional pada 2019 yakni 2.164.089 ton GKG dan pada 2020 naik menjadi 2.604.913 ton GKG. Perkembangan absolutnya, yakni 440.824 ton GKG atau 20,37%

Kemudian produksi beras di Lampung pada 2019 yakni 1.237.624 ton dan tahun ini 1.489.728 ton. Untuk perkembangan absolut yakni 252.104 ton atau 20,37%.

Luas panen padi dan periode panen pada Januari-September 2020 yakni 433.308 hektare, Oktober-Desember yakni 110.754 hektare. Produksi padi dan periode panen di Lampung pada Januari-September 2.075.126 ton dan Oktober-Desember 529.787 ton.

Produksi beras dan periode panen di Lampung pada Januari-September 1.186.747 ton dan Oktober-Desember 302 981 ton.

EDITOR

Muharram Candra Lugina

loading...


Berita Terkait



Komentar