#produkhalal

Produk Makanan dan Minuman Halal Asal Indonesia Jadi Perhatian Dunia

Produk Makanan dan Minuman Halal Asal Indonesia Jadi Perhatian Dunia
Industri makanan. Foto : MI


Jakarta (Lampost.co) -- Produk makanan dan minuman (Mamin) halal Indonesia semakin menjadi perhatian dunia. Produk-produk tersebut memiliki banyak peminat di pameran dagang internasional Halal Expo Nigeria 2021 di Trade Convention Center, Abuja, Nigeria.

"Produk mamin Indonesia dipandang baik di mata masyarakat muslim di Nigeria karena memiliki sertifikasi halal yang diakui dunia," kata Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Didi Sumedi dalam keterangan tertulis, Selasa, 21 September 2021.

Pada pameran tersebut, produk mamin Indonesia mendapatkan potensi transaksi sebesar USD120 ribu. Potensi tersebut berasal dari permintaan para pengunjung selama tiga hari penyelenggaraan pameran.

Tercatat sebanyak 70 inquiry ditujukan kepada PT Jamu Sidomuncul Tbk dan 100 inquiry ditujukan kepada CV Jaya Abadi, yang menampilkan produk Orang Tua Group, Teh Dandang, Teh Sosro, Minuman Jahe Havila, kopi ginseng, dan suplemen. Selain itu, distributor, reseller, dan importir yang tertarik dan meminta informasi tambahan mencapai 75 perusahaan.

Kepala ITPC Lagos Hendro Jonathan menambahkan, saat ini sertifikasi halal di Nigeria belum diwajibkan sehingga bisa menjadi peluang produk mamin halal Indonesia untuk masuk pasar Nigeria.

"Saat ini, sertifikasi halal belum menjadi syarat kewajiban di Nigeria. Sehingga, Nigeria belum memiliki badan sertifikasi halal yang didukung secara resmi pemerintah Nigeria. Namun, beberapa organisasi Muslim Nigeria menerbitkan sertifikasi halal dan beraliansi dengan beberapa badan sertifikasi halal dunia. Ini peluang bagi Indonesia untuk meningkatkan ekspor produk mamin halal," jelas Hendro.

Berdasarkan data Global Islamic Economy Report 2020/2021, Indonesia berada pada peringkat keempat dan Nigeria berada di peringkat ke-13 berdasarkan nilai indikator ekonomi. Sedangkan, di kategori makanan halal, modest wear, serta media dan rekreasi, secara berurutan Indonesia berada di peringkat keempat, ketiga, dan kelima dunia.

Sementara itu, Nigeria merupakan satu-satunya negara di Afrika berperingkat 15 besar berdasarkan indikator keseluruhan. Berdasarkan Badan Statistik Nigeria (Nigerian Bureau of Statistics) penduduk beragama Islam di Negeria mencapai 53,5 persen, Katolik sebesar 10,6 persen, Kristen sebanyak 35,3 persen, dan kepercayaan lain sebanyak 0,6 persen.

"Sertifikasi halal sangat penting dan menjadi nilai tambah untuk pasar Nigeria secara nasional, khususnya di Nigeria bagian Utara yang mayoritas penduduknya beragama Islam," ujarnya.

Kementerian Perdagangan pun mencatat, total perdagangan Indonesia-Nigeria pada periode Januari-Juli 2021 sebesar USD1,23 miliar. Nilai ekspor Indonesia ke Nigeria pada periode Januari-Juli 2021 sebesar USD250,15 juta atau meningkat 20,88 persen dibanding tahun sebelumnya. Sedangkan, impor nonmigas Indonesia dari Nigeria pada periode yang sama tercatat sebesar USD43,59 juta.

 

 

 

 

 

 

 

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait