#bumdtanggamus#wayku

Produk Lokal Air Minum Wayku Jadi Produk Andalan

Produk Lokal Air Minum Wayku Jadi Produk Andalan
Produk Lokal Air Minum Wayku Jadi Produk Andalan


Kota Agung (Lampost.co) -- Tanggamus (Lampost.co): Kabupaten Tanggamus memiliki produk asli lokal daerah setempat berupa produk air minum dalam kemasan (AMDK). Bernama Wayku, produk AMDK besutan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Tanggamus, Wayku menghadirkan kebutuhan air minum kepada masyarakat yang berstandar dan bersertifikasi.

Direktur PT Aneka Usaha Tanggamus Jaya (AUTJ), Imron Saleh, mengatakan PT AUTJ merupakan BUMD Tanggamus memiliki unit usaha produsen AMDK bernama Wayku dan SPBU.

Imron mengatakan tahun ini pihaknya menargetkan dapat memberikan sumbangan maksimal pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tanggamus. Salah satunya dengan memperluas market share atau cakupan wilayah pemasaran air minum dalam kemasan Wayku.

"Sebelumnya produk Wayku sudah menembus pasar Bandar Lampung. Produk kami mampu bersaing dengan merek besar lain, karena punya mutu, terstandar, dan tersertifikasi," kata Imron, saat menerima kunjungan Pemimpin Perusahaan Lampung Post, Riza Mauluddin, Selasa, 9 Februari 2021.

Menurut Imron, dengan adanya Perda perlindungan produk lokal, pihaknya optimis Wayku bisa menjadi pilihan utama produk air minum masyarakat Lampung, khususnya di wilayah Tanggamus.

"Saat ini kami berbenah. Mulai dari revitalisasi agen produk Wayku. Kami prioritaskan memenuhi kebutuhan wilayah Tanggamus. Kami akan sasar BUMDes dan sekolah-sekolah yang ada di Tanggamus, selain pertokoan dan ritel modern," ujarnya.

Imron menjelaskan saat ini usaha air minum dalam kemasan Wayku memproduksi sekitar 11 ribu galon per bulan dengan kapasitas 19 liter per galon dan air minum kemasan cup 10 ribu dus per bulan dengan kapasitas 240 ml per cup.

"Target setiap bulan di triwulan pertama ini kita mampu memasarkan 3 ribu dus. Selanjutnya kita tingkatkan target di triwulan berikutnya, tentunya melalui analisa triwulan sebelumnya," pungkas dia.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait