#suratkeputusan#wisata#wabahcovid-19#beritapringsewu

Pringsewu Terbitkan SK Kegiatan Wisata di Tengah Pandemi

Pringsewu Terbitkan SK Kegiatan Wisata di Tengah Pandemi
Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Pringsewu, Jahro. Lampost.co/Widodo


Pringsewu (Lampost.co): Untuk meminimalisir penyebaran covid-19 di Kabupaten Pringsewu, khususnya sektor pariwisata, Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata setempat mengeluarkan Surat Keputusan tentang Kegiatan Wisata di Tengah Pandemi.

Panduan kegiatan kepariwisataan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Parisiwasata No:188.4/25/kpts/D.15/X/2000, tentang Pelaksanaan Prorokol Kesehatan di Area Kepemudaan, Olahraga, dan Kepariwisataan.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Pringsewu, Jahron, mengatakan surat keputusan itu ditujukan kepada pengelola rumah makan, pengelola hotel, tempat hiburan, keolahragaan, dan wisata. Untuk tempat wisata seperti kolam renang, karaoke, dan sejumkah tempat hiburan lainnya.

Jahron menambahkan isi surat keputusan yang ditujukan kepada sejumlah pengelola tempat hiburan.

"Intinya adalah apa yang harus dilakukan oleh pengunjung dan pengelola. Pengelola harus menyiapkan hand sanitizer atau tempat cuci tangan. Sementara pengunjung memakai masker dan menjaga jarak," kata dia.

Jahron menambahkan isi SK yang dibagikan dengan puluhan poin itu secara garis besar mewajibkan pekerja di lokasi wisata, rumah makan, atau lainnya menggunakan masker, menjaga jarak, dalam semua aktivitas kerja, memastikan seluruh aspek kerja bersih.

Selanjutnya, membentuk Satgas Covid-19 di tempat kerja masing-masing, memastikan pekerja yang masuk dalam keadaan sehat. Dilarang memberhentikan pekerja dalam kondisi yang bersangkutan melakukan isolasi. 

Dia mengatakan hingga saat ini semua tempat hiburan sudah diberi surat oleh Dinas Pariwisata kepada tempat karaoke, wisata, kolam renang, dan tempat-tempat olahraga. 

Bahkan untuk mengantispasi terjadinya pelanggaran protokol kesehatan pihaknya juga menurunkan tim ke lokasi yang menjadi pusat kerumunan. Tim juga melakukan teguran terhadap pengunjung atau pelaku usaha jika berpotensi terjadi pelanggaran protokol kesehatan.

Jahron menambahkan ada tiga titik atau lokasi wisata yang dinilai ramai dikunjungi wisatawan, yakni  Taman Tirta Asri di Pekon Sriwungu, Kecamatan Banyumas; Talang Indah di Pajarisuk; dan Taman Sabin di Gadingrejo. 

"Kami secara tegas memberikan sanksi apabila tempat wisata yang dimaksud melakukan pelanggaran prokes," pungkas dia.

EDITOR

Adi Sunaryo

loading...




Komentar


Berita Terkait