PKSkader

Presiden PKS akan Evaluasi Kader Tidak All Out

Presiden PKS akan Evaluasi Kader Tidak <i>All Out</i>
Lampost.co/Salda Andala


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu akan mengevaluasi kader PKS yang tidak all out berjuang memenangkan pasangan calon yang di usung maupun di dukung pada pilkada 2020 termaksud di Lampung.

"Kita akan  evalusi,  bagi kader yang sungkan untuk bergerak akan kita evaluasi, dalam satu bulan ini,  semua kader koalisi harus solidaritas bekerjasama,"ujarnya di hadapan kader yang di usung di Lampung. Selasa 10 November 2020.

Kemudian, ia mengintruksikan kepada kader PKS mulai dari tingkat paling bawah, kader muda partai hingga kader wilayah untuk all out membantu memenangkan kader. Hingga menang seratus persen di setiap kabupaten kota yang melaksanakan Pilkada di Lampung tahun 2020.

"Untuk di lampung kita harapkan seratus persen menang kader yang kita usung maupun dukung, salah satunya manfaatkan teknologi media sosial dan menyakinkan masyarakat untuk percara serta memilih,"ungkapnya.


Ia menambahkan, dari 270 daerah yang menyelenggarakan Pilkada di Indonesia, pasangan calon yang di dukung maupun di usung berjumlah 230 paslon termaksdu di provinsi Lampung.

"Kalau di tingkat nasional kita menargetkan minimal 60 persen kemenangan, kalau di lampung harus seratus persen,"pungkasnya.

Menanggapi hal tersebut, Pasangan calon yang di dukung PKS di Lampung tengah  nomor urut tiga  Nessy Kalvia Musyafa dan Imam Suhadi mengatakan timnya bersama PKs terlah all Out solidaritas memenangkan dirinya.

"Semua kader PKS sudah All Out bergerak memenangkan kami sampai saat ini. Bahkan kami sudah membentuk koalisi pemuda bersinar yang membantu di bidang IT dan menggencarkan berkampanye melalui media sosial,"ujar mantan bupati Lampung tengah ini Nessy Kalvia.

Dalam safari yang di lakukan Presiden PKS Ahmad Syaikhu dengan melakukan rapat kordinasi kepada seluruh paslon yang di usung maupun di dukung di delapan kabupaten kota di hotel Swiss Bell Lampung.

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

loading...




Komentar


Berita Terkait