#viruskorona #bansos #presidenjokowi #pemulihanekonominasional

Presiden Jokowi Perintahkan Serapan Anggaran Pemulihan Ekonomi Dipercepat

Presiden Jokowi Perintahkan Serapan Anggaran Pemulihan Ekonomi Dipercepat
Presiden Joko Widodo. Antara/Sigid Kurniawan


Jakarta (Lampost.co) -- Realisasi anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) baru mencapai 51,9 persen dari total yang dianggarkan Rp695,2 triliun. Anggaran ini salah satunya bertujuan menjaga defisit pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal ketiga 2020 akibat pandemi Covid-19. 

"Arahan Presiden (Joko Widodo) agar di kuartal empat ini disalurkan semaksimal mungkin. Kami berharap agar sisa anggaran PEN bisa kita serap semua minimal Rp100 triliun di kuartal empat," Ketua Satuan Tugas (Satgas) PEN Budi Gunadi Sadikin di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu, 4 November 2020.

Serapan anggaran PEN paling besar di pos bantuan sosial. Per 2 November, bantuan sosial yang disalurkan Kementerian Sosial (Kemensos) telah mencapai 86,51% dari total anggaran Rp128,84 triliun.

"Kami juga melihat secara bulan ke bulan program perlindungan sosial yang dipimpin oleh Mensos Juliari Batubara ini memang penetrasinya paling baik," ujarnya.

Budi diperintahkan Presiden Joko Widodo membuat skema bantuan sosial untuk tahun depan. Skema segera disusun agar bantuan bisa secepatnya disalurkan ke masyarakat.

Pemerintah berharap bantuan ini dapat mengatrol ekonomi masyarakat yang terdampak akibat pandemi Covid-19. Ini juga akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi secara nasional.

EDITOR

Medcom

loading...




Komentar


Berita Terkait