#jokowi#vaksin

Presiden Jokowi Disuntik Vaksin Booster Tahun Depan

Presiden Jokowi Disuntik Vaksin Booster Tahun Depan
Presiden Jokowi saat menerima vaksin dosis pertama/Setpres


Jakarta (Lampost.co) -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) bakal menerima vaksin covid-19 dosis ketiga. Sejumlah pejabat negara turut menerima dosis tambahan itu.

 

"Oh 2022 iya (Presiden disuntik vaksin dosis ketiga)," kata juru bicara vaksinasi covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi kepada Medcom.id, Selasa, 28 September 2021.

Nadia mengatakan pihaknya belum bisa memastikan jadwal vaksinasi tersebut. Jenis vaksin juga belum bisa ditentukan.

"Kita masih tunggu rekomendasi WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) tentang bagaimana prosedurnya," ucap Nadia.

Menurut dia, pemberian vaksin kepada Jokowi bersamaan dengan pejabat negara dan kelompok lainnya. Namun, hal ini masih menjadi pokok pembahasan Kemenkes.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kemenkes ini mengatakan pihaknya tengah mengatur skema penyuntikan dosis ketiga. Hal tersebut mempertimbangkan uji klinik.

Pengaturan untuk memastikan jenis vaksin booster yang digunakan, apakah sama atau berbeda dengan penyuntikan terdahulu. Selain itu, Kemenkes juga mengkaji kapan waktu terbaik pemberian vaksin dosis ketiga.

"Kita sudah siapkan sama seperti penerima vaksin lainnya ya, skema penambahan dosis ketiga," ujar Nadia.

Vaksinasi booster saat ini hanya berlaku untuk tenaga kesehatan. Hal itu diatur dalam Surat Edaran Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Nomor: HK.02.01/1/1919/2021. Pemerintah tak membolehkan kelompok di luar tenaga kesehatan disuntikkan vaksin dosis ketiga.

Vaksin dosis ketiga untuk tenaga kesehatan menggunakan merek Moderna. Alasannya, Moderna memiliki efikasi yang lebih tinggi dibandingkan merek vaksin yang beredar saat ini.

Pemberian vaksin booster ini tetap memerhatikan kondisi kesehatan sasaran. Apabila memiliki alergi karena tidak boleh mendapatkan vaksin dengan platform mRNA, maka bisa menggunakan jenis vaksin yang sama dengan dosis pertama dan kedua.

Vaksin Moderna yang dipakai sebagai booster adalah mRNA-1273. Penyuntikannya dilakukan secara intramuskular 0,5 ml per dosis.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait