#praperadilan#persidangan#hukum

Praperadilan Syamsul Arifin Terancam Gagal

( kata)
Praperadilan Syamsul Arifin Terancam Gagal
Hakim Pengadilan Negeri Tanjungkarang sekaligus Humas PN Tanjungkarang, Hendri Irawan (kiri). Foto: Dok


Bandar Lampung (Lampost.co): Dua berkas secara bersamaan dikeluarkan dan diterima oleh Pengadilan Negeri Kelas 1A Tanjungkarang, berkas tersebut terkait praperadilan Syamsul Arifin yang diajukan beberapa hari lalu diterima (panggilan praperadilan) dan berkas pelimpahan perkara oleh Jaksa Penuntut Umum pada Rabu, 30 September 2020.

Menangapi hal itu Hakim Pengadilan Negeri Tanjungkarang sekaligus Humas PN Tanjungkarang, Hendri Irawan, mengatakan prinsipnya jika perkara pokoknya sudah diperiksa maka perkara praperadilannya gugur.

"Yang namanya pra itu kan sebelum, kalau peradilannya sudah ada maka pra nya tidak ada lagi," kata Hendri, Kamis, 1 Oktober 2020.

Menurutnya jika perkara pokoknya sudah diperiksa maka praperadilan gugur, karena tidak mungkin ada dua proses persidangan dalam kasus yang sama.

Baca juga: Sidang Praperadilan yang Diajukan Syamsul Arifin Digelar Pekan Depan

Meskipun sudah ditetapkan jadwal sidang praperadilan apakah bisa gugur, Hendri mengatakan jika status sudah berubah menjadi terdakwa maka tidak ada lagi status tersangka.

"Kalau dia (Syamsul Arifin, red) itu sudah distatuskan sebagi terdakwa maka tidak ada lagi sebagai tersangka atau pemohon. Sudah gugur itu praperadilannya karena tidak mungkin dalam proses hukum statusnya ada dua," katanya. 

Persoalan sudah ada penetapan tanggal sidang praperadilan, kata Hendri, nanti akan diputuskan oleh hakim yang menangani perkara tersebut. "Nanti ada penetapan yang dikeluarkan, kalau perkara pokoknya sudah diperiksa," katanya.

EDITOR

Adi Sunaryo

loading...




Komentar


Berita Terkait