#telur#kebutuhanpokok#hargapangan

PPN Lampung: Harga Telur Turun, Tapi Sulit ke Angka Normal

PPN Lampung: Harga Telur Turun, Tapi Sulit ke Angka Normal
Ketua PPN Lampung, Jenny Soelistiani (tengah). Lampost.co/Umar Robbani


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Perhimpunan Insan Peternak Rakyat (Pinsar) Petelur Nasional (PPN) Provinsi Lampung memprediksi harga telur tak bisa kembali normal seperti sebelumnya.

Ketua PPN Lampung, Jenny Soelistiani mengungkapkan, prediksi tersebut ditimbang dari keberadaan bahan baku pakan ternak yang sebagian besar berasal dari impor. Ditambah lagi, adanya kenaikan bahan baku pakan secara global akibat pandemi serta perang Ukraina-Rusia.

"Sebesar 70-75 persen ongkos produksi telur adalah biaya pakan ternak," ungkapnya, Senin, 29 Agustus 2022.

Baca: Harga Telur di Bandar Lampung Mulai Turun

 

Menurutnya, akan ada harga baru karena adanya pertimbangan harga pakan di pasaran.

Ia menjelaskan, harga telur akan berkisar Rp22-23 ribu/kilogram (kg) di tingkat pengusaha. Sementara, di tingkat pasar akan berkisar antara Rp27-28 ribu/kg. 

"Untuk kembali ke harga normal, sulit. Kemungkinan akan ada harga baru," kata dia.

Terlebih lagi, lanjutnya, terdapat wacana penaikan BBM secara nasional. Hal itu akan mempengaruhi membengkaknya ongkos distribusi pakan ternak dan berdampak pada harga jual telur.

EDITOR

Sobih AW Adnan


loading...



Komentar


Berita Terkait