#ppkm#covid-19

Aturan Baru PPKM Jawa-Bali Setelah Dilonggarkan

Aturan Baru PPKM Jawa-Bali Setelah Dilonggarkan
PPKM. Ilustrasi


Jakarta (Lampost.co) -- Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Pulau Jawa-Bali kembali diperpanjang selama dua pekan, yakni 19 Oktober-1 November 2021. Namun, ada sejumlah pelonggaran aturan yang diberlakukan pada masa perpanjangan ini. Situasi covid-19 di Tanah Air yang semakin membaik menjadi penyebab pelonggaran tersebut. 

"Seiring dengan kondisi situasi COVID-19 yang semakin baik, ada beberapa penyesuaian aktivitas masyarakat yang mulai dapat diberlakukan pada periode PPKM ini," ujar Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi sekaligus Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan pada Senin, 18 Oktober 2021.

Setidaknya ada empat pelonggaran aturan yang diberlakukan pemerintah pada masa perpanjangan PPKM. Berikut di antaranya yang sudah dirangkum Medcom.id:

1. Tempat bermain anak-anak di mal dan pusat perbelanjaan

Tempat bermain anak-anak di mal dan pusat perbelanjaan menjadi salah satu sektor yang akan dilonggarkan pemerintah pada masa perpanjangan PPKM dua pekan ke depan. Sektor ini diizinkan beroperasi. 

Namun, ada beberapa syarat dalam pelonggaran ini. Pertama, pelonggaran di sektor ini hanya berlaku di wilayah yang menerapkan PPKM level 2.

Kemudian, pemerintah mensyaratkan tempat permainan anak harus mencatat nomor telepon dan alamat orang tua, serta waktu anak bermain untuk kebutuhan pelacakan (tracing).

2. Bioskop

Pelonggaran lainnya diberlakukan di bioskop. Di sektor ini, pemerintah mengizinkan peningkatan kapasitas menjadi 70 persen. Namun, pelonggaran hanya berlaku untuk wilayah yang menerapkan PPKM level 2 dan 1. Anak-anak juga diperkenankan masuk bioskop di kota dengan Level 1 dan 2.

3. Logistik

Menko Luhut juga menuturkan sopir angkutan logistik yang tervaksinasi lengkap (dua kali) dapat menggunakan tes antigen yang dapat berlaku selama 14 hari untuk melakukan perjalanan domestik.

"Akan dilakukan random testing pada sopir logistik. Kami imbau bila ada sopir logistik yang merasa tidak nyaman dengan kondisinya supaya melaporkan diri untuk diperiksa," kata Luhut.

4. Tempat Wisata

Aturan di tempat wisata juga mendapat pelonggaran dari pemerintah selama PPKM. Pelonggaran yang diizinkan pemerintah, yakni anak-anak di bawah 12 tahun diperbolehkan masuk ke tempat wisata.

Namun, aturan ini berlaku untuk tempat wisata yang berada di kota/kabupaten level 2. Sektor ini diwajibkan untuk menggunakan aplikasi PeduliLindungi. Anak-anak yang masuk pun wajib didampingi orang tua.

Kemudian, uji coba tempat wisata di kabupaten/kota Level 3 juga akan ditambah sesuai dengan izin Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

 

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait