#peristiwalampung#beritalampung

Ponsel Tercebur ke Laut, ABK Mabuhay Hilang Terseret Ombak

Ponsel Tercebur ke Laut, ABK Mabuhay Hilang Terseret Ombak
Lokasi KMP Mabuhay Nusantara di perairan Merak, sebagai lokasi awal hilangnya ABK kapal tersebut sejak Rabu malam, 31 Maret 2021. Dok SAR


Kalianda (lampost.co) -- Seorang anak buah kapal (ABK) KMP Mabuhay Nusantara, Ahmad Fauzi (23), hilang terseret arus laut di perairan Merak, Cilegon Banten, sejak Rabu malam, 31 Maret 2021. Peristiwa itu saat pemuda tersebut hendak mencari ponselnya yang terjatuh ke laut.

"Sampai sore ini kami masih melakukan pencarian terhadap Klasi KMP Mabuhay Nusantara yang tercebur ke laut," kata Koordinator pencarian dan pertolongan SAR PT ASDP cabang utama Merak-Bakauheni, Radmiadi, kepada Lampost.co, Kamis, 1 April 2021.

Dia menceritakan, kejadian itu bermula saat Ahmad Fauzi bersama temannya, Yusuf, sedang memancing di ramp door belakang kapal. Kemudian ponsel korban terjatuh ke laut. 

Atas kejadian itu, korban langsung melompat ke laut untuk mencari ponselnya. Sementara, rekannya mencoba untuk menolong korban dengan melempar dua pelampung. Namun, alat tersebut tidak sampai kepada korban, karena kencangnya arus ombak.

"Melihat temannya tidak muncul ke permukaan, Yusuf melapor ke atasannya dan diteruskan ke kantor pencarian dan pertolongan SAR Merak," kata Radmiadi. 

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait