#Kesehatan#VirusKorona#PON2020

PON 2020 di Jayapura bakal Ditunda

( kata)
PON 2020 di Jayapura bakal Ditunda
Pembangunan arena olahraga untuk PON 2020 di Provinsi Papua tetap berlangsung. Foto: Kementerian PUPR

Jakarta (Lampost.co) --  Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyatakan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 yang rencananya bakal berlangsung di Jayapura, Provinsi Papua, kemungkinan besar ditunda. Hal tersebut seiring dengan ancaman penyebaran virus covid-19 di wilayah tersebut, termasuk wilayah lain di Indonesia masih cukup besar.

“Kemungkinannya sangat besar untuk ditunda apabila memang situasi ancaman corona ini masih mengancam termasuk di Papua dan di Indonesia," kata Wapres saat video conference dengan wartawan, Kamis, 26 Maret 2020.

Wapres mengungkapkan pemerintah  akan membuat payung hukum apabila penundaan tersebut dilakukan. Namun, pemerintah akan mengamati lebih dulu persiapan penyelenggaraan PON ini.

"Kalau nanti memang corona itu masih belum hilang, artinya masih merupakan ancaman, pasti hasilnya akan ditunda,” ujarnya.

Menurutnya, penundaan pergelaran olahraga domestik terbesar akibat wabah virus covid-19 ini merupakan hal yang lumrah. “Olimpiade di Jepang saja juga ditunda,” kata dia.

Segera Evaluasi

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali akan mengevaluasi penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2020 Papua jika pandemi virus corona (covid-19) terus meluas di Indonesia. Sejauh ini, belum ada keputusan resmi terkait penundaan PON Papua tersebut.

“Sesuai arahan Presiden dalam rapat terbatas terakhir, tetap on schedule. Kami akan lihat lagi perkembangan situasi pandemi ini dalam hitungan hari dan bulan ke depan. Bila harus menunda, kami akan tunda. Namun, kalau situasinya mereda dan persiapan tidak terganggu signifikan, maka PON akan kita gelar sesuai rencana," kata Zainudin.

Menurutnya, keputusan final akan ditentukan setelah rapat bersama KONI Pusat bersama Pengurus Besar (PB) PON. KONI Pusat, kata Zainudin, diminta untuk mendengarkan masukan-masukan dari KONI daerah dan cabang-cabang olahraga.

Zainudin menambahkan covid-19 sangat mengganggu atlet dalam persiapan pelatihan daerah (pelatda) untuk menghadapi PON Papua. Namun, keselamatan atlet dan ofisial tentu akan jadi pertimbangan utama.

“Keselamatan atlet, pelatih, ofisial, dan masyarakat itu yang lebih kami utamakan dibandingkan hal-hal lainnya,” katanya. 

EDITOR

Abdul Gafur

loading...

Berita Terkait

Komentar