penusukanperkelahian

Polsek Wonosobo Bekuk Pelaku Penusukan di Rumah Mantan Pacar

Polsek Wonosobo Bekuk Pelaku Penusukan di Rumah Mantan Pacar
Pelaku penusukan dibekuk tim Reskrim Polsek Wonosobo


KOTAAGUNG (Lampost.co) -- Tim Reskrim Polsek Wonosobo menciduk RW (18), warga Pekon Pardawaras, Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus yang merupakan pelaku penusukan di Pekon Sinar Saudara pada Minggu, 8 November 2020, pukul 20.30 Wib.

Menurut keterangan Kapolsek Wonosobo Iptu Juniko, penangkapan terhadap pelaku dibantu oleh masyarakat yang berhasil membawa RW di kantor Pekon Sinar Saudara. "Warga berhasil mengejar pelaku dan membawa ke kantor Pekon, kemudian kami lakukan penangkapan," ujarnya mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya, Selasa, 10 November 2020.

Sementara korban penusukan bernama Frantio Tagando (19), warga Pekon Soponyono, Kecamatan Wonosobo.

Kejadian ini bermula saat tersangka hendak bertandang ke rumah mantan pacarnya di Pekon Sinar Saudara. Sesampainya di kediaman mantan pacarnya lalu tidak lama kemudian korban yang telah berpacaran dengan mantannya tersebut pun datang.

Antara korban dan pelaku lalu terjadi cekcok mulut hingga berujung ke perkelahian. Saat beradu jotos korban dan pelaku akhirnya sama-sama terjatuh. Disaat inilah pelaku menusukan pisaunya dan mengenai kaki korban.

"Keduanya terjatuh dan pelaku lalu mengeluarkan pisau guna menyerang korban," kata dia.

Akibat kejadian ini korban menderita  luka robek di kaki sebelah kiri. Korban mendapatkan pertolongan medis di Puskesmas Rawat Inap Siring Betik. Tidak terima dengan yang dialami anaknya, ayah korban Tarmizi (63) melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek.

Petugas turut mengamankan bukti berupa sebilah senjata tajam jenis badik bergagang dan bersarung kayu warna cokelat milik pelaku. Sedangkan dari korban meliputi sehelai baju warna merah muda, celana pendek motif kotak-kotak, baju warna merah motif garis-garis dan celana panjang jeans warna biru.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat pasal 351 KUHPidana, ancaman maksimal 5 tahun penjara.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait