begalkejahatancuranmorpenadah

Polsek Wonosobo Bekuk Pelaku Begal dan Penadah Hasil Kejahatan

Polsek Wonosobo Bekuk Pelaku Begal dan Penadah Hasil Kejahatan
Polsek Wonosobo tangkap pelaku begal dan penadahan barang hasil kejahatan. Dok


KOTA AGUNG (Lampost.co) -- Tim Reskrim Polsek Wonosobo menciduk pelaku begal dan penadahan barang hasil kejahatan. Keduanya ditangkap setelah petugas berhasil menemukan salah satu barang milik korban yang dirampas, Rabu, 18 November 2020.

Kedua pelaku yakni RA (27) Warga Pekon Belu, Kecamatan Kotaagung yang merupakan tersangka pencurian dengan kekerasan terhadap korban Suheru Prayoga (24), warga Pekon Sumur Tujuh, Wonosobo. Sedangkan pelaku penadahan berinisial YU (37) warga Pekon Negara Batin, Kotaagung. Kedua pelaku diamankan di kediamannya masing-masing tanpa perlawanan.

Menurut keterangan Kapolsek Wonosobo Iptu Juniko, penangkapan terhadap kedua pelaku berdasarkan hasil penyelidikan atas laporan korban pada 31 Oktober 2020. Petugas berhasil mendapatkan salah satu barang milik korban berupa Handphone Oppo A83 Warna Merah yang dikuasi oleh tersangka YU.

"Kami berhasil mengidentifikasi barang hasil kejahatan yang sedang dikuasai oleh YU, sehingga langsung dilakukan penangkapan," kata Kapolsek mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya.

Dari mulut YU kemudian didapatkan keterangan jika handphone yang ditangannya tersebut ia peroleh dengan membeli dari RA seharga Rp400 ribu. "Setelah mendapatkan keterangan dari YU lalu kami lakukan pengembangan dan menangkap RA selaku pelaku Curas," ujarnya.

Pihak kepolisian juga telah mengantongi nama pelaku Curas lainnya yang merupakan rekan RA. Akan tetapi para pelaku tersebut diduga sudah melarikan diri keluar daerah.

Sementara kronologis kejadian, pada Jumat 30 Oktober 2020 sekitar jam 23.40 Wib korban melintasi jalan Pekon Sridadi, Wonosobo. Kendaraan korban dihadang oleh 8 orang tidak dikenal. Wajah korban lalu diacungi senjata tajam disertai ancaman sehingga korban tidak berani melawan.

Para pelaku kemudian mengambil secara paksa barang berharga milik korban berupa  Sepeda Motor Honda Beat F1 Nopol B 6746 GML serta tas warna silver berisi Handphone Oppo Series A83 berikut charger. Akibat kejadian ini kerugian korban ditaksir mencapai Rp10 juta. Peristiwa lalu dilaporkan oleh korban ke Mapolsek Wonosobo keesokan harinya.

"Saat ini kami sedang melakukan pengejaran kepada para pelaku lainnya beserta sepeda motor milik korban," kata Kapolsek.

Atas kejahatannya, tersangka RA dijerat pasal 365 KUHPidana ancaman 9 tahun penjara. Sedangkan YU dijerat pasal 480 KUHPidana ancaman maksimal 4 tahun penjara.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait