#kriminal#pengeroyokan

Polsek Sukarame Tangkap Dua Pelaku DPO Penganiayaan

Polsek Sukarame Tangkap Dua Pelaku DPO Penganiayaan
Dua teduga pengeroyokan terhadap warga Sukarame yang sempat DPO diamankan jajaran Polsek Sukarame, saat ekspose Senin, 31 Januari 2022 di Bandar Lampung.. (Foto:Lampost/Salda Andala)


Bandar Lampung (Lampost.co)--Polsek Sukarame berhasil mengamankan dua terduga pelaku penganiayaan yang masuk DPO yakni SE (24) dan WP (23). Mereka diduga melakukan penganiayaan bersama dua rekanya yang lebih dulu diamankan yakni San (28) dan DK  (28).

Sebelumnya, Prasetyo Sudewo, warga Sawahbrebes menjadi korban pengeroyokkan oleh 4 orang tak dikenal saat mengendarai motor sendirian di Jalan P. Legundi, Sukarame pada Kamis, 13 Januari 2022 sekira pukul 21.30 Wib.

Kapolsek Sukarame, Kompol Warsito mengatakan korban sempat kritis saat di bawa ke Rumah Sakit Urip Sumoharjo. Sehingga dua pelaku diamankan dan dua  pelaku yang masuk DPO juga diamankan pada hari Sabtu, 29 Januari 2022 di wilayah hukumnya.

"Akibat dari pengeroyokan tersebut, korban mengalami luka di bagian kepala belakang, punggung luka memar, tangan kanan lecet setelah kejadian korban di rawat di RS bhayangkara dan RS. Urip Sumoharjo dan akan di lakukan tindakan operasi karna ada pendarahan di otak," katanya, Senin, 31 Januari 2022.

Warsito menjelaskan, penyebab kejadian pengeroyokan diawali adanya perselisihan pelaku SI dengan  korban dan masih memiliki dendam sehingga SI (28) mengajak DK (28), SE (24) dan WP (23) untuk membalas dendam.

"Saat ketemu di lokasi kejadian mereka langsung melakukan penganiayaan, yang berujung korban mengalami pendarahan. Beruntung ketika itu ada warga yang cepat mengetahuinya dan melaporkan kejadian tersebut kepihak kepolisian," katanya.

Para pelaku terancam pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan yang menyebabkan luka-luka penjara lima tahun. Barang bukti yang diamankan 1 buah tiang kipas angin warna hitam, 1 buah gitar Akustik, 2 buah helm warna kuning, 1 Unit Sepeda Motor Honda Beat warna biru BE 3613 BN, 1 buah tas ransel warna abu abu, 1 Flashdisk berisi rekaman CCTV.

EDITOR

Sri Agustina

loading...




Komentar


Berita Terkait