buronanDPOpenyaniayaan

Polsek Blambangan Umpu Bekuk DPO Pelaku Penganiayaan

Polsek Blambangan Umpu Bekuk DPO Pelaku Penganiayaan
Pelaku penganiayaan saat diamankan petugas. Dok Polsek Blambangan Umpu


WAY KANAN (Lampost.co) -- Polsek Blambangan Umpu meringkus seorang pemuda karena diduga melakukan penganiayaan di Kampung Tanjung Raja Sakti, Kecamatan Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan.

Kapolres Way Kanan AKBP Binsar Manurung, melalui Kapolsek Blambangan Umpu Kompol Edy Saputra mengatakan, pelaku berinisial AG (21), warga Kampung Bumi Baru, Kecamatan Blambangan Umpu. Pelaku ditangkap pada Minggu, 22 November 2020, sekitar pukul 23.00 WIB, setelah sempat menjadi buronan usai peristiwa penganiayaan tersebut.

"Pelaku ditangkap karena melakukan penganiayaan terhadap korban Candra terkait hutang piutang sebesar Rp300 ribu," katanya.

Menurutnya, saat akan melakukan penangkapan di rumah orang tua pelaku di Kampung Bumi Baru, Kecamatan Blambangan Umpu, tim tekab 308 Polsek Blambangan Umpu sempat dihalangi dan diteriaki maling oleh keluarga pelaku.

"Sehingga petugas mengeluarkan tembakan peringatan ke atas dan pelaku langsung menyerahkan diri dan berhasil diamankan berikut barang bukti lansung dibawa ke Polsek Blambangan Umpu, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut," tambahnya.

Kronologis kejadian, pada Senin 6 Juli 2020, sekitar pukul 13.55 WIB, korban Candra bersama rekannya mendatangi rumah pelaku (AG) dengan maksud menagih hutang sebesar Rp300 ribu. Setiba di rumahnya, namun bukannya membayar utang AG malah marah-marah dengan korban, dan berkata masalah utang beras 1 Kg yang dipakai ibu korban belum dibayar.

Peristiwa ini diketahui kakak AG (berinisial DS) yang mendengar omongan korban, sehingga DS meminta AG untuk mengambil senjata tajam di dalam rumah. Mengetahui terancam, korban pergi pulang ke rumah. Tak lama berselang, DS menyusul kembali sambil mengancam akan melukai korban namun diketahui saksi dan dilerai.

"Kemudian datang lagi AG dengan membawa sajam, melihat situasi semakin tidak terkendali korban berusaha menghindar lari ke dalam rumah. Lalu AG melemparkan sajam yang dipegang sehingga mengenai betis kaki sebelah kanan korban, selanjutnya setelah menganiaya pelaku melarikan diri pergi meninggalkan lokasi," tambahnya.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka sobek dibetis sebelah kanan dan selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Blambangan Umpu.
 

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait