#Buronan

Polri Buru Buronan Interpol Asal Rusia

Polri Buru Buronan Interpol Asal Rusia
Daftar pencarian orang (DPO) dua warga negara Rusia Andrei Kovalenka alias Andrew Ayer (kiri) dan rekannya Ekaterina Trubkina (kanan). (Foto: ANTARA/Fikri Yusuf)


Jakarta (Lampost.co) -- Polri turun tangan memburu buronan Interpol asal Rusia, Andrew Ayer alias Andrew Kovalenko, 32. Terduga bandar narkoba itu kabur bersama Ekaterina Trubkina, 33, yang diakui sebagai istrinya.

 

"Untuk personil yang dilibatkan dari Resmob Polda Bali dua tim dan Resmob Polresta Denpasar dua tim, berjumlah 40 orang," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin, 15 Februari 2021.

Pengejaran terus dilakukan aparat. Rusdi mengatakan Polri akan terus memantau proses pencarian Andrew.

"Sampai saat ini dari Polri tetap melakukan pemantauan," ujar jenderal bintang satu itu.

Andrew Ayer kabur dari Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, Bali pada Kamis, 11 Februari 2021. Dia melarikan diri saat hendak dipindahkan ke Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Denpasar untuk diekstradisi ke Rusia.

Dia kabur bersama Ekaterina Trubkina yang hendak membesuknya. Kini keberadaannya tengah dilacak.

Andrew Ayer masuk dalam catatan buron alias red notice Interpol. Ayer yang diduga bandar narkoba di Rusia itu melarikan diri ke Indonesia. Kepolisian Rusia kemudian berkoordinasi dengan Interpol dan Mabes Polri.

Ayer ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polresta Denpasar saat transaksi narkotika jenis hasis di sebuah kafe di Jalan Sunset Road Nomor 99, Kuta, Badung, sekitar pukul 21.00 WIB pada 1 Oktober 2019. Setelah menjalani pidana, Ayer diserahkan pihak Lapas Kelas II-A Kerobokan, Badung, ke pihak Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai pada 3 Februari 2021.

Alasan pemindahan karena tahanan di Imigrasi Ngurah Rai tengah penuh. Sehingga, dia dipindah ke Rudenim Denpasar.
 

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait